Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalimantan Tengah diminta menciptakan terobosan baru untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya industri kecil dan menengah. <p style="text-align: justify;">"Perkembangan IKM di daerah ini masih mengalami berbagai kendala yang harus disikapi secara serius," kata Wakil Gubernur Kalteng Achmad Diran saat membuka rapat kerja dan sinkronisasi program perindustrian dan perdagangan, di Palangka Raya, Selasa.<br /><br />IKM mempunyai kedudukan yang strategis dalam perekonomian Kalteng di tahun 2013. Jumlahnya mencapai 4.868 unit usaha dan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 16.712 orang. "Potensi ini yang harus dikembangkan Disperindag," kata Diran.<br /><br />Pengembangan IKM di Kalteng terkendala lemahnya jiwa kewirausahaan, akses permodalan terbatas, kemampuan manajemen maupun teknis relatif rendah, pemanfaatan mesin peralatan dengan teknologi terbatas dan mutu tidak standar, desain produk terkesan lambat mengikuti selera pasar serta lemahnya akses keluar daerah maupun internasional.<br /><br />Wagub Kalteng mengatakan persoalan lain, banyak penyediaan infrastruktur, mulai dari jalan raya, pelabuhan, penyediaan listrik, gas, kawasan industri hingga sarana perdagangan seperti revitalisasi bangunan pasar, juga belum mendapat perhatian serius.<br /><br />"Mengatasi permasalahan tersebut perlu penyamaan perspektif dan saling bersinergi, baik antar sesama instansi pemerintah maupun pelaku usaha yang saling menguntungkan," kata Diran.<br /><br />Dia mengatakan Pemprov Kalteng telah melakukan beberapa hal untuk mengatasi berbagai persoalan dalam mengembangkan IKM, mulai dari peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dan pelatihan serta magang.<br /><br />Penerapan standar mutu IKM dalam rangka meningkatkan daya saing, modernisasi peralatan melalui bantuan peralatan, hingga memasarkannya melalui keikutsertaan dalam pameran.<br /><br />"Upaya tersebut ternyata belum optimal sehingga perlu terobosan pengembangan IKM sesuai harapan. Melalui raker dan sinkronisasi program perindustrian dan perdagangan ini diharapkan bisa ditemukan terobosan tersebut," demikian Diran. <strong>(das/ant)</strong></p>


















