Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperidag) Kalimantan Tengah, Hengky mengatakan, kebutuhan sembilan bahan pokok menghadapi bulan suci Ramadhan dan Lebaran 2011 di Kalteng dijamin tetap stabil. <p style="text-align: justify;">"Selama ini sesuai dengan pantauan di pasar ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) cukup, baik untuk menghadapi bulan suci Ramadhan hingga Lebaran tahun ini," kata Hengky, di Palangka Raya, Rabu.<br /><br />Menurutnya, saat ini tidak ada kendala atau hambatan ketersediaan sembako di Kalteng.<br /><br />"Saat ini tidak ada masalah baik di Palangka Raya maupun kabupaten se-Kalteng, karena tidak ada laporan dari kabupaten terkait ketersediaan Sembako," ujarnya.<br /><br />Diutarakannya, Disperindag Kalteng menjamin ketersediaan Sembako selama bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri 1432 Hijriyah tidak akan terjadi kenaikan yang signifikan, kalaupun ada kenaikan harga itu hanya pada barang-barang tertentu saja.<br /><br />"Memang ada beberapa bahan pokok yang naik, namun itu masih wajar, yakni ada yang naik sebesar Rp2.000, Rp1.000 dan Rp500 saja. Namun hal itu tidak terlalu memberatkan juga," terangnya.<br /><br />Dijelaskannya, kenaikan harga dari beberapa harga barang tersebut, tidak menimbulkan gejolak, namun demikian kita tetap melakukan pemantauan di pasar dan mudah-mudahan harga tetap stabil.<br /><br />"Terkecuali kalau harga di pasaran naik sampai 25 persen, maka hal itu perlu dilakukan operasi pasar. Tapi kalau hanya berkisar Rp2.000, Rp1.000 dan Rp500 saja itu masih wajar," tegasnya.<br /><br />Kemudian, sambung dia, dalam menghadapi lebaran, masing-masing kabupaten melalui Disperindag akan melakukan pasar murah, sebagian dana untuk pelaksanaan tersebut akan disubsidi dari Disperidag Kalteng.<br /><br />"Subsidi yang diberikan Disperidag Kalteng memang ada pada saat Disperidag kabupaten menggelar pasar murah, terutama menjelang lebaran," katanya.<strong>(phs/Ant)</strong></p>














