Disperindag Terapkan Konsep Baru Pasar Tradisional

oleh

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, menerapkan konsep baru pengelolaan pasar tradisional menjadi nyaman, bersih dan tidak becek mulai awal Januari 2013. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur, Arief Yulianto, Kamis, mengatakan pasar tradisional yang selama ini kerap dipersepsikan kotor, jorok dan becek, akan diubah menjadi nyaman dan bersih.<br />&lt;br />"Dua pasar tradisional yang dibangun di atas lahan 5 hektare Sangatta Selatan dan Sangatta Utara akan mulai dioperasikan Januari 2013 dengan konsep nyaman dan bersih," katanya.<br /><br />Didampingi Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Pasar, Pasombaran, Arief Yulianto mengatakan, untuk menjadikan dua pasar tradisional ini nyaman bagi pedagang dan konsumen, dibangun, toilet yang bersih, parkiran bersih dan aman, mushala, dan lain fasilitas lain.<br /><br />"Pedagang akan merasa nyaman berjualan sedangkan konsumen juga merasa nyaman ketika belanja, karena lokasinya bersih, bebas dari sampah, bebas becek. Keamanannya juga dijamin," katanya.<br /><br />Menurut Kepala UPTD Pengelolaan Pasar Pasombaran, pasar tradisional di Jalan Pendidikan akan menjadi tempat pedagang kecil pindahan pasar tradisional Teluk Lingga. Pasar itu dibangun dua lantai dengan 250 petak kecil dan 150 petak los.<br /><br />Selain pedagang kecil 2 meter kali 2 meter, juga terdapat beberapa puluh petak berukuran 3 kali 4 meter untuk digunakan bank dan pegadaian, dengan tarif uang pendaftaran sebesar Rp3 juta berdasarkan peraturan daerah.<br /><br />"Ada lapak basah untuk pedagang ikan dan daging, juga lapak kering untuk para pedagang sayuran dan kebutuhan sehari-hari. Serta 10 petak itu khusus akan dimanfaatkan untuk para pedagang kuliner berbagai rasa dengan harga terjangkau," katanya.<br /><br />Pasombaran mengatakan, yang diberikan kepercayaan dan tanggung jawab untuk mengelola pasar akan menciptakan suasana nyaman dan aman bagi pedagang dan konsumen, sehingga siapapun yang berjualan disana dan berkunjung kesana akan merasa nyaman.<br /><br />"Kami sudah siapkan petugas untuk mengamankan pasar selama 24 jam, kemudian tempat sampah sudah disiapkan dan petugas kebersihan lingkungan sedang disiapkan," katanya.<br /><br />Untuk sementara, karena listrik PLN belum masuk, maka harus menggunakan genset 250 Kva ditangani Bagian Perlengkapan Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, dan air bersih PDAM sebentar lagi masuk.<br /><br />"Sedang kita persiapkan semua yang kebutuhan di sana dan yang yang pasti Januari 2013 sudah digunakan," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>