Disperindagkop Pontianak Akan Tutup Koperasi Tidak Aktif

oleh

Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Kota Pontianak akan menutup koperasi yang tidak aktif di kota itu. <p style="text-align: justify;">"Penutupan itu dilakukan dengan melihat berbagai pertimbangan," kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Kota Pontianak, Ayu Haro di Pontianak, Senin.<br /><br />Menurut Ayu, alasan penutupan tersebut misalnya saja koperasi tidak melakukan rapat akhir tahun selama tiga tahun, tidak memiliki sekretariat tetapi badan hukumnya masih ada.<br /><br />Ayu menyatakan pada tahun 2010 terdapat 452 koperasi. Jumlah itu meningkat sebanyak 11 koperasi dibandingkan pada tahun 2009 sebanyak 441 koperasi.<br /><br />Meski meningkat jumlahnya namun banyak koperasi yang tidak aktif. Tahun 2009 jumlah koperasi yang tidak aktif hanya 316 koperasi. Pada tahun 2010 meningkat menjadi 320 koperasi.<br /><br />"Terkait hal itu kami pun sudah melakukan inventarisasi terkait jumlah koperasi yang akan ditutup," jelas Ayu Haro.<br /><br />Mengenai jumlah koperasi yang akan dilakukan penutupan, kata Ayu Haro, masih perlu pengkajian.<br /><br />"Kami akan lebih memperketat lagi dalam menyeleksi koperasi terutama koperasi yang tidak bertuan yang banyak di Kota Pontianak," kata Ayu Haro.<br /><br />Namun begitu, pembangunan koperasi harus terus dilakukan, terutama dalam pembangunan kemasyarakatan.<br /><br />"Karena melalui koperasi itu semua Kecamatan di prioritaskan, terutama dua Kecamatan Pontianak Utara dan Kecamatan Pontianak Timur," jelas Ayu Haro.<br /><br />Tidak hanya menutup koperasi, lanjut Ayu Haro, tetapi memberikan bantuan kepada koperasi yang dinilai berprestasi dan membantu warga sekitar, seperti bantuan yang diberikan kepada sebuah koperasi di Pontianak Utara senilai Rp50 juta rupiah, dan bantuan tersebut bersifat hibah. <strong>(phs/Ant)</strong></p>