Distamben: Palangka Raya Segera Salurkan Gas Elpiji

oleh

Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, segera menyalurkan gas elpiji 3 kilogram di dua kecamatan di daerah tersebut, kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Palangka Raya Berthie Benyamin. <p style="text-align: justify;">Konversi minyak tanah ke gas elpiji 3 kilogram ini baru dilakukan untuk pertama kalinya, khususnya di Kecamatan Pahandaut dan Kecamatan Jekan Raya, kata Berthie Benyamin di Palangka Raya, Sabtu.<br /><br />"Setelah kami mendapatkan kepastian dari Sales Representatif Pertamina Unit III Makassar Ragil Wulandono ada pembagian lebih dari 4.000 unit tabung gas elpiji 3 kilogram, kami sangat senang," katanya.<br /><br />Sebab pembagian tabung gas elpiji 3 kilogram tersebut sangat dinanti-nantikan warga masyarakat Kota Palangka Raya walaupun sempat 10 bulan lalu tidak ada kejelasannya.<br /><br />Berthie menjelaskan dalam pembagian tabung gas elpiji gratis itu yang pertama kali dibagikan di wilayah Kecamatan Pahandaut dan Jekan Raya, yaitu pada pertengahan November 2013. Dan untuk penyaluran selanjutnya akan dilakukan bertahap.<br /><br />Sementara itu, Camat Jekan Raya, Saiful mengungkapkan sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat atas programnya yang hingga kini masih peduli dengan "Kota Cantik Palangka Raya".<br /><br />"Warga Kecamatan Jekan Raya sangat berharap dengan adanya penyaluran gas elpiji 3 kilogram," katanya.<br /><br />Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya Mambang I Tubil minta masyarakat gas elpiji 3 kilogram yang diterima gratis itu bisa di pergunakan dengan baik dan semestinya.<br /><br />"Kami hanya berharap kepada warga masyarakat setempat bisa mengikuti program sosialisasi petunjuk penggunaan gas elpiji 3 kilogram bila ada diselenggarakan oleh pihak terkait," tambahnya.<br /><br />Mambang juga meminta Pertamina maupun Distamben bisa lebih memperhatikan kembali baik data penerima gas elpiji 3 kilogram yang sudah terdata hingga yang belum terdata.<br /><br />Sebab, hingga kini masih ada warga masyarakat Kota Palangka Raya belum terdata namanya yang berhak menerima program pemerintah pusat itu, katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>