Distanak target Vaksinasi Seluruh Anjing di 15 Desa

oleh
oleh

Tim Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan (Distanak) Sintang, menargetkan seluruh anjing yang ada di 15 desa, di dua Kecamatan yang berbatasan dengan Melawi, akan disuntik vaksinasi anti rabies. Saat ini pihaknya memiliki cadangan 5500 Vaksin. <p style="text-align: justify;">Kabid Peternakan Distanak Wiryono mengungkapkan, tindakan ini akan diintensifkan  beberapa hari kedepan. Setelah  melakukan upaya sosialisasi, pihaknya bersama tim dan masyarakat akan melakukan gerakan, penangkapan anjing secara bersama-sama. <br /><br />“Petugas kita kerahkan sebanyak 12 orang, termasuk dokter hewanya. Dan vaksinasi ini pun sudah berjalan, di beberapa tempat  atas  permintaan warga,” katanya kepada Tribun  Senin (16/2/2015) kemarin.<br /><br />Wiryono mengungkapkan berdasarkan temuan kasus, pihaknya membagi wilayah prioritas berdasarkan tingkat kerawanan.  Pihaknya saat ini, masih fokus di ring satu yakni daearah berbatasan dengan Melawi. “Kita bagi berdasarkan ring satu dua dan tiga,’’ ujarnya.<br /><br />Saat ini pihaknya memiliki 5500 vaksin. Berdasarkan inventarisir jumlah anjing yang ada di 15 Desa  baik yang ada di Kecamatan Tebelian atau kecamatan, Dedai jumlah diperkirakan  mecapai 300 ekor lebih.<br /><br />“Kita tangkap dan kumpulkan bersama petugas dan warga. Kita berikan vaksin,” ujarnya. <br /><br />Saat ini pihaknya  mengungkapkan dari 13 kasus gigitan dua d iantaranya   terjadi di Melawi, satu di antaranya meninggal dunia. Sementara 12 kasus gigitan terjadi di Sintang. "Semuanya sudah kita vaksinasi dna tetap kita pantau. Terlepas dari apakah positif rebies atau tidak kita teta berikan vaksinasi," ujarnya.<br /><br />Dia mengatakan Kalteng dan Kalsel memang menjadi wilayah endemik virus rabies. Sintang juga berbatasan dengan dua daerah tersebut, yakni di Kecamatan serawai tepatnya di desa Jeluntung dan desa Buntut Sabon. Namun Sintang sedikit terbantu dengan geografis perbatasan yang di dominasi perbukitan.<br /><br />‘‘Diperbtasan ini juga sudah di antisipasi dan secara rutin dilakukan vaksinasi dan di back up provinsi,” ujarnya.<br /><br />Bupati Sintang Milton Crosby  mengimbau keada seluruh Camat termasuk para Kades untuk sigap merespon, jika ada temuan kasus anjing rabies, atau gigitan anjing. <br /><br />“Segera koordinasikan, terlepas apakah  anjing itu rabies atau tidak, tetap harus ditanggulangi,” ujarnya.  Dia menegaskan persoalan rabies sagat serius. Bahkan ia mengintruksikan untuk menginventarisir setiap hewan terutama anjing, hingga ke tingkat RT.  “Bahkan perorangan,” imbuhnya, ujarnya disela-sela apel besar Bhabinkambtibmas diMapolres Sintang Senin (16/2).<br /><br />Bupati mengtakan jika kondisi semakin darurat dan perkembangan rabies semakin tahap membahayakan tidak menutup kemungkinan akan dilakukan elimanasi anjing.”Kita harap ini tak dianggap enteng. Selur warga  harus saling menjaga,” tukasnya (tmt)</p>