Distribusi Pupuk Bersubsidi Barito Utara 969 Ton

oleh

Distribusi pupuk bersubsidi untuk petani di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah hingga Oktober 2013 mencapai 969 ton dari kebutuhan sebanyak 5.471,70 ton. <p style="text-align: justify;">"Minimnya pupuk subsidi yang diserap karena distribusi pada April-September 2013 terbatas sebab diperkirakan terjadi musim kemarau," kata Kabid Pertanian Tanaman Pangan Dinas Pertanian Barito Utara, Yudi Eldovi Rakhman di Muara Teweh, Selasa.<br /><br />Ia mengatakan bahwa minimnya pupuk bersubsidi yang diserap diperkirakan akibat distribusi pada musim tanam April-September 2013 terbatas karena memasuki musim kemarau.<br /><br />Ratusan ton pupuk yang disalurkan selama Januari-Oktober 2013 adalah jenis urea 198 ton dan NPK Pelangi 592 ton, NPK Phonska 123 ton, SP-36 terealisasi 48 ton dan ZA hanya delapan ton, sedangkan pupuk organik belum ada realisasinya.<br /><br />"Diperkirakan meningkatnya permintaan pupuk bersubsidi akan terjadi pada Oktober 2013-Maret 2014, karena saat ini sebagian petani padi sawah dan padi ladang mulai menanam padi seiring mulainya musim hujan," katanya.<br /><br />Menurut dia, permintaan pupuk belum ada lonjakan dan ribuan ton pupuk bersubsidi yang diperlukan petani untuk sementara jenis urea sebanyak 1.472,73 ton, superphos (SP-36) 884,59 ton, NPK 2.898 ton, ZA 108,89 ton dan organik 107,49 ton.<br /><br />Pupuk bersubsidi itu dimanfaatkan untuk tanaman pangan khususnya di sentra padi, perkebunan rakyat baik karet maupun kelapa sawit, hortikultura, peternakan dan budi daya perikanan.<br /><br />"Meski pasokan pupuk untuk pertanian banyak dipakai petani kelapa sawit, namun setiap tahun banyak yang tidak terserap," katanya Harga eceran tertinggi (HET) 2013 sesuai Peraturan Gubernur Kalteng untuk pupuk bersubsidi jenis urea Rp1.800/Kg, SP-36 Rp2.000/Kg, ZA Rp1.400/Kg, NPK Rp2.300/Kg dan organik Rp500/Kg.<br /><br />Di Kabupaten Barut terdapat empat kios resmi pupuk bersubsidi, di antaranya berada di wilayah Butong Kecamatan Teweh Tengah yang dimanfaatkan petani plasma kelapa sawit dan satu kios di Kecamatan Gunung Timang untuk petani padi.<br /><br />Untuk menjamin kelancaran penyaluran pupuk subsidi ini perlu dilakukan pengawasan baik oleh produsen maupun pemerintah melalui komisi pengawasan pupuk dan pestisida, kata dia.<br /><br />Saat ini ada tiga distributor pupuk, dua berkantor di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan satu di Muara Teweh, Kabupaten Barut dengan produsen pupuk PT Petro Kimia dan PT Pupuk Kalimantan Timur.<br /><br />Penyaluran pupuk bersubsidi oleh pihak distributor ini tergantung pada permintaan petani sesuai rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) masing-masing petani, katanya.<br /><br />"Sesuai prosedur penyaluran pupuk bersubsidi, pihak distributor hanya bisa menyalurkan atas permintaan petani yang sudah tercantum dalam RDKK tersebut," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>