Ditemukan 11 Titik Api Di Kotabaru

oleh

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, mengidentifikasi 11 titik api di wilayah yang berjuluk "Bumi Saijaan". <p style="text-align: justify;">Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotabaru, Irian Noor, melalui Kasi Penanggulangan Bencana, Sugeng, di Kotabaru, Selasa mengatakan, 11 titik api tersebut teridentifikasi satelit aqua terra (modis) update 21 September oleh BPBD Kalsel.<br /><br />"Secara umum di Kalsel, ditemukan 88 titik api yang tersebar di delapan Kabupaten dari 13 kabupaten/kota," jelasnya.<br /><br />Kabupaten Banjar detemukan 20 titik api, Tanah Laut delapan titik api, Kotabaru 11 titik api, Tanah Bumbu 15 titik api, Batola 23 titik api, Tapin enam titik api, Hulu Sungai Selatan satu titik api, dan tabalong empat titik api.<br /><br />Sebelumnya, Irian Noor mengatakan hampir setiap hari di wilayah perbatasan Kotabaru, seperti, Sungai Durian, Sengayam dan sekitarnya terjadi kebakaran.<br /><br />Asap yang ada di daerah perbatasan seperti di Kecamatan Sungai Durian, dan sekitarnya merupakan kiriman dari kabupaten tetangga di Kalimantan Timur.<br /><br />"Bahkan kalau ada asap dari terbakarnya gambut, juga kiriman dari luar Kotabaru, karena di daerah kita tidak ada gambut," kata dia.<br /><br />Kotabaru aman bahkan terbebas dari kabut asap, karena tidak ada kebakaran gambut, yang ada hanya terkadang kebakaran lahan atau hutan.<br /><br />Asap kebakaran hutan, lanjut Irian, bisa cepat hilang dalam waktu tidak lama apabila sudah dipadamkan, berbeda dengan asap dari terbakarnya lahan gambut yang sulit untuk dipadamkan.<br /><br />Meski aman terhadap kabut asap, Kotabaru tetap dinyatakan darurat bencana kebakaran lahan dan hutan` sesuai Keputusan Bupati Kotabaru Nomor: 88.45/490/KUM/2015 tentang Status Siaga Darurat Penanganan Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan, Lahan di Kabupaten Kotabaru. (das/ant)</p>