DPMPTSP Melawi target PAD Galian C Rp 600 Juta

oleh

Dinas Penanaman Modal, Pelayanan TerpaduSatu Pintu (DPMPTSP) Melawi tahun ini menargetkan Pendapatan Asli daerah sebanyak Rp. 6 ratusan juga. Nilai target PAD tersebut sudah dikurangi, lantaran kepastian tentang Retribusi tentang Galian C belum ada kepastiannya. <p style="text-align: justify;">“Kalau ngikut tentang penarikan kewenangan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) ke Provinsi Kalimantan Barat, jelas galian C ini ngikut. jadi kalau dikurangi itu kurang lebih Rp. 600 juta juga target PAD kita,” kata Kepala DPMPTSP Melawi, Kusmahendri, ditemui awak media di ruangan kerjanya, kemarin.<br /><br />Jadi ini yang membuat pihak DPMPTSP masih bingung. Kemudian biasanya jika didalam membuatkan IMB, jelas juga menghitung berapa banyak galian C nya. “Namun jika aturan memang sudah seperti itu, ya silahkan untuk Galian C setorannya ke provinsi,” ucapnya. <br /><br />Namun, kata Kusmahendri, rasanya tidak mungkin jika penarikan kewenangan ini tidak diikuti dengan perubahan undang-undang 28 tentang pajak dan retribusi daerah. “Sementara undang-undang itu belum dirubah,” jelasnya. <br /><br />Kusmahendri mengatakan, potensi retribusi dari Galian C cukuplah menjanjikan, sehingga, diantara retrubusi lainnya yang ada di DPMPTSP Melawi, galian C tersebut menjadi salah satu andalan untuk mendongkrak PAD. <br /><br />“Kalau untuk galian C, sebetulnya cukup menjanjikan untuk retribusi. Tahun lalu itu disini PAD itu kisaran Rp. 3 ratusan juta dari galian C. Potensinya seperti proyek-proyek pemerintah yang memang juga dihitung galian C nya, dan itu lansung dipotong di DPPKAD,” pungkasnya. (KN)</p>