DPRD Harapkan Listrik Tak Padam Selama Ramadhan

oleh

Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Set Enus, mengharapkan penerangan listrik wilayah kerja PT PLN Muara Teweh tidak padam selama Ramadhan 1434 Hijriah 1434 Hijriyah. <p style="text-align: justify;">"Kami minta manajemen perusahaan negara tersebut tidak melakukan pemadaman listrik selama bulan suci Ramadhan, baik siang maupun malam hari," katanya di Muara Teweh, Sabtu.<br /><br />Sesuai pengalaman selama ini, pemadaman listrik secara tiba-tiba diberlakukan PT PLN Muara Teweh sudah menjadi kebiasaan, termasuk selama bulan Ramadhan, baik siang maupun malam hari.<br /><br />"Pemadaman listrik ini sangat merugikan warga, karena bisa merusak alat elektronik rumah tangga dan mengganggu aktivitas saat bulan puasa," kata Set Enus yang juga politisi dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu.<br /><br />Sementara anggota DPRD Barito Utara (Barut) lainnya, Hasrat mengatakan pihaknya akan mengundang PLN untuk mengklarifikasi aksi pemadaman listrik yang sering terjadi dalam sebulan terakhir di daerah ini.<br /><br />"Banyak keluhan masyarakat pelanggan akibat pemadaman listrik mendadak itu, sehingga kami perlu tahu apa menyebabnya hingga padam secara tiba-tiba," tandasnya.<br /><br />Hasrat mengatakan, padamnya listrik ini biasanya terjadi ketika hujan mengguyur daerah itu. Hal ini terjadi karena ada ganggguan jaringan, terutama di kawasan luar kota, tapi jika cuaca bagus perlu dipertanyakan.<br /><br />Disebutkannya, listrik padam ini tidak saja dialami warga dalam kota Muara Teweh, tapi juga terjadi di sejumlah kelurahan maupun desa di wilayah Kecamatan Lahei serta Teweh Tengah.<br /><br />"Jadi perlu kita pertanyakan terkait kinerja pihak PLN karena sering dikeluhkan masyarakat akibat listrik sering padam," kata politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu. <strong>(das/ant)</strong></p>