DPRD: Infrastruktur Permukiman Baru Transmigrasi Kurang Memadai

oleh

Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya Sujiwo mengatakan infrastruktur yang kurang memadai menjadi masalah yang dihadapi masyarakat transmigrasi saat menempati daerah pemukiman baru. <p style="text-align: justify;">"Sebelum menempatkan masyarakat transmigrasi ke daerah pemukiman baru, hal yang perlu dibenahi terlebih dahulu adalah masalah infrastruktur itu. Sehingga mobilisasi masyarakat terutama dalam memasarkan hasil bumi bisa terlaksana dengan baik," katanya di Sungai Raya, Kamis (27/01/2011). <br /><br />Sujiwo yang juga putra seorang transmigran itu menambahkan, sebagai salah satu kabupaten yang menjadi sasaran daerah transmigrasi sejak tahun 1960, Kubu Raya termasuk daerah yang berhasil. <br /><br />Hal tersebut, kata dia bisa dilihat dari banyaknya masyarakat transmigrasi yang sudah hidup dengan mapan. Kondisi geografis Kubu Raya yang berdekatan dengan Kota Pontianak menyebabkan masyarakat dengan mudah memasarkan hasil bumi. <br /><br />Selain itu, menurut dia kondisi tanah Kubu Raya yang subur juga sangat cocok untuk bercocok tanam apapun. "Bahkan boleh dibilang kesuburan tanah di Kubu Raya menyamai tanah di daerah Jawa, bahkan lebih baik," katanya. <br /><br />Mengenai program percepatan transmigrasi yang dicanangkan Pemkab Kubu Raya, secara pribadi dan atas nama institusi ia sangat menyambut baik terlebih mendapat sambutan positif dari berbagai pihak termasuk Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. <br /><br />Bahkan, lanjut dia, dalam waktu dekat masyarakat transmigrasi dari Magelang yang juga menjadi korban erupsi Merapi juga berminat menempati pemukiman transmigrasi di Kubu Raya. <br /><br />Ia menambahkan, dengan masuknya masyarakat transmigrasi di Kabupaten Kubu Raya jelas akan mempercepat proses pembangunan di kabupaten ini. <br /><br />Selain itu dampak yang lain adalah terbukanya daerah terisolir dan silang pengetahuan pertanian dan peternakan antara masyarakat lokal dengan peserta transmigrasi. <br /><br />Sujiwo mengatakan, adalah niat Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam membantu korban bencana Merapi bisa terlaksana, bahkan bantuan itu bersifat permanen. "Itu merupakan salah satu program positif yang patut kita dukung," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>