DPRD: Jalan Bekas PT Batasan Agar Dialih Status

oleh

Anggota DPRD Kabupaten Landak mengharapkan jalan bekas PT Batasan di Kecamatan Air Besar yang menghubungkan Kabupaten Sanggau bisa dialih status menjadi jalan provinsi atau negara. <p style="text-align: justify;">"Lokasi jalan itu di Simpang Semuntik kalau dari Ngabang sekitar 25 km. Dulu yang buka perusahaan perkayuan PT Batasan tembus Muara Elai Kabupaten Sanggau," kata Wakil Ketua DPRD Landak Klemen Apui di Ngabang, Kamis.<br /><br />Ia berharap kepada bupati Landak dan Sanggau bisa mengirim surat pengajuan perubahan status jalan itu kepada Gubernur Kalbar atau kepada Kementerian Pekerjaan Umum.<br /><br />"Memang sangat sayang tidak difungsikan sudah puluhan tahun, bodi jalan lebar, jadi jangan dibiarkan dan mungkin secara teknis bisa diurus," ujar Klemen Apui.<br /><br />Menurutnya, mengapa jalan perlu di alih status agar ada perawatan. Tentunya pertimbangan minimal untuk pertahanan keamanan, disamping hubungan ekonomi karena jarak lebih dekat dengan perbatasan.<br /><br />"Misal ke Muara Elai sebelum balai Krangan bisa langsung ke Entikong. Nah jika jalan itu difungsikan tentu mempermudah transportasi," kata Klemen Apui legislator Partai Golkar ini.<br /><br />Ia mengatakan, PT Batasan beroperasi sekitar 1987 yang bergerak sektor perkayuan. Kemudian sejak tidak ada kegiatan maka jalan yang dibukanya tidak terawat.<br /><br />"Jadi mubazir jalan sudah terbuka bahkan tembus antar kabupaten dan perbatasan dengan Malaysia," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>