DPRD : Kalimantan Saatnya Miliki Transportasi Kereta Api

oleh
oleh

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H Riduan Masykur dari Partai Bintang Reformasi berpendapat bahwa Kalimantan yang merupakan pulau terbesar di Indonesia sudah saatnya memiliki transportasi kereta api. <p style="text-align: justify;">"Apalagi Kalimantan yang terdiri atas empat provinsi, bertetangga dengan Brunei Darussalam serta dua negara bagian Malaysia," tandas Riduan Masykur di Banjarmasin, Kamis.<br /><br />Menurut anggota DPRD Kalsel dua periode itu, keberadaan transportasi kereta api penting untuk menghubungkan empat provinsi di Kalimantan serta negeri jiran tersebut melalui jalan darat.<br /><br />"Karena keberadaan transportasi kereta api, bukan saja untuk angkutan penumpang, tapi mungkin yang tak kalah pentingnya buat mengangkut produksi hasil sumber daya alam Kalimantan," tuturnya.<br /><br />Selain itu, guna lebih membuka keterisolasian daerah-daerah yang memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) cukup potensial, yang pada giliran akan memacu laju pertumbuhan dan perkembangan pembangunan.<br /><br />Oleh sebab itu, anggota Komisi I bidang hukum dan pemerintahan DPRD Kalsel tersebut, berharap, empat gubernur/pemerintah provinsi (Pemprov) di Kalimantan lebih meningkatkan upaya terwujudnya transportasi kereta api.<br /><br />"Empat gubernur/pemprov se Kalimantan harus betul-betul bersatu padu merencanakan dan memperjuangkan terwujudnya transportasi kereta api yang minimal bisa menghubungkan empat provinsi bersaudara," sarannya.<br /><br />"Transportasi kereta api lintas Kalimantan itu, akan lebih baik lagi kalau bisa menghubungkan negeri jiran, seperti Brunei Darussalam, Serawak dan Sabah Malaysia," demikian Riduan.<br /><br />Pada kesempatan terpisah, anggota Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DPRD Kalsel, Ibnu Sina dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambut positif, rencana salah satu pengusaha nasional yang mau membangun rel kereta api trans Kalimantan.<br /><br />"Keberadaan transportasi kereta api tersebut diharapkan makin memacu laju pertumbuhan dan perkembangan pembangunan daerah dan masyarakat pada empat provinsi di Kalimantan," lanjut anggota Komisi III DPRD Kalsel yang juga membidangi perhubungan itu.<br /><br />"Pasalnya kita juga sudah sejak lama mendambakan transportasi kereta api sebagai bagian moda kemajuan transportasi darat," demikian Ibnu Sina.<br /><br />Di Kalsel pada masa Hindia Belanda dan pendudukan Jepang, terdapat transportasi kereta api, tapi khusus untuk angkutan hasil tambang batu bara serta hasil bumi lainnya.<br /><br />Namun transportasi kereta api yang sampai ke daerah hulu sungai atau "Banua Enam" Kalsel tersebut kini tinggal ceritera dan rel-rel bekas yang pernah melintas kawasan Pegunungan Meratus. <strong>(phs/Ant)</strong></p>