Home / Tak Berkategori

DPRD Kalsel Belajar Penanganan Jalan Di Sumut

- Jurnalis

Senin, 13 Juni 2011 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD (komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur) Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali melakukan studi penanganan masalah jalan di Sumatera Utara (Sumut). <p style="text-align: justify;">"Kita ingin belajar bagaimana cara pemerintah provinsi (Pemprov) Sumut menangani masalah jalan, terutama berstatus jalan kabupaten," ujar Ketua Komisi III DPRD Kalsel, H Puar Junaidi, sebelum bertolak ke Medan, Senin.<br /><br />Pasalnya, masalah jalan kabupaten salah satu aspirasi masyarakat disampaikan kepada wakil-wakilnya di DPRD Kalsel, baik saat reses maupun kunjungan kerja ke kabupaten/kota, selama ini belum terakomodasi.<br /><br />"Karena kalau berpijak pada peraturan, namanya jalan kabupaten merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten (Pemkab), boleh menggunakan anggaran pemerintah provinsi (Pemprov)," tuturnya menjawab ANTARA Banjarmasin.<br /><br />Sementara Pemprov Sumut melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setempat bisa menangani masalah jalan kabupaten di provinsi mereka, tanpa ada permasalahan seperti teguran dari pemerintah pusat.<br /><br />"Kita mau belajar, bagaimana cara aspirasi mayarakat/daerah mengenai penanganan jalan kabupaten bisa terpenuhi, namun tidak disalahkan atau tak dianggap melanggar perturan," lanjut Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kalsel itu.<br /><br />"Sebab ada anggapan, APBD provinsi jauh lebih besar dari APBD kabupaten/kota, sehingga sewajarnya turut memperhatikan masalah jalan kabupaten/kota yang belum tertangani maksimal Pemkab/Pemko setempat, karena keterbatasan dana," demikian Puar.<br /><br />Untuk mendapatkan masukan serta mendorong pembangunan daerah dan masyarakat Kalsel, komisi-komisi di DPRD provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota tersebut, kini kembali melakukan studi banding keluar daerah.<br /><br />Seperti Komisi I bidang hukum dan pemerintahan diketuai Safaruddin studi banding ke Sulawesi Utara (Sulut) serta Komisi II bidang ekonomi keuangan diketuai Muhammad Ihasanudin dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dengan tujuan yang sama.<br /><br />"Walau tujuan daerah studi banding sama, tapi obyek dan sasaran berbeda, yaitu sesuai dengan tugas serta fungsi masing-masing komisi," tandas Ketua Komisi I DPRD Kalsel dari Partai Demokrat itu. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan
Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu
Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal
Training ESQ Leadership Hari Kedua, Pemkab Barito Utara Perkuat 7 Budi Utama dan Tata Kelola Akuntabel
Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:23 WIB

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:17 WIB

Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:40 WIB

Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:28 WIB

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:33 WIB

Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal

Berita Terbaru

Sekadau

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Jan 2026 - 17:28 WIB