DPRD Kalteng Minta Manajemen Rumah Sakit Diperbaiki

oleh

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Tengah meminta pengelolaan manajemen Rumah Sakit Doris Sylvanus segera diperbaiki. <p style="text-align: justify;">"Sejak 2004, saya menjadi anggota dewan, pihak rumah sakit hanya mengeluh saja dengan segala kekurangannya, tapi tidak ada perubahan dan tidak ada perbaikan," kata Wakil Ketua Komisi C DRPD Kalimantan Tengah (Kalteng), Soebandi di Palangka Raya, Selasa.<br /><br />Seharusnya, kata dia, pihak rumah sakit bisa lebih meningkatkan pelayanan tidak hanya kesehatan, namun juga masalah kebersihan yang dinilainya sangat jauh dari kesan bersih.<br /><br />Diungkapkannya, ketika melakukan kunjungan dengan rombongan beberapa waktu lalu, ada kesan pihak RS memperlihatkan yang bagus, untuk membuat "asal bapak senang" saja.<br /><br />"Mestinya kami tidak usah datang, namun hanya menyuruh orang saja untuk mengecek secara langsung dan memperlihatkan bukti kepada kami hasilnya karena pasti berbeda dengan yang ditunjukkan waktu kedatangan kami," ujarnya.<br /><br />Penilaian pengelolaan manajemen rumah sakit yang tidak ada kemajuan, kata dia, bukan hanya berasal dari dewan saja, akan tetapi juga dari masyarakat, meski tidak pernah menghadap secara langsung.<br /><br />Untuk itu, dia minta ada perbaikan dalam manajemen rumah sakit sehingga masyarakat merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikan.<br /><br />Satu yang membuatnya heran lantaran rumah sakit dijaga Satuan Polisi Pamong Praja, yang semestinya hal itu dilakukan Satpam.<br /><br />"Apakah jika ada kesalahan pihak rumah sakit berani menegur Satpol PP. Saya rasa tidak akan berani," ujarnya.<br /><br />Ia mengimbau, rumah sakit tidak lagi dijaga Satpol PP, namun betul-betul oleh yang berkompeten sehingga orang yang melihat tidak menjadi bingung.<br /><br />Ita, seorang warga mengakui hal yang dikemukakan Soenbandi, bahwa selama ini merasa tidak pernah melihat kemajuan manajemen rumah sakit terutama pada masalah kebersihan.<br /><br />Yang ada dibenak rumah sakit, kata dia, hanya memberi pelayanan kesehatan hingga pasien sembuh, tanpa memperhatikan kebersihan di rumah sakit tidak hanya di lingkungan sekitar, namun juga di dalam ruangan.<br /><br />"Baru di sini saya merasakan kamar kecil tidak tiap hari dibersihkan, begitu juga dengan sprei, diganti kalau kita meminta." katanya.<br /><br />Menurut dia, hal ini tidak akan terjadi andai saja ada pengelolan manajemen rumah sakit yang baik. Tapi dia percaya dengan adanya masukan ini, pasti ada perubahan yang akan dilakukan, sehingga pasien tidak akan mencari alternatif rumah sakit lain terutama di luar Kalteng. <strong>(das/ant)</strong></p>