DPRD: Kaltim Harus Pertahankan Prestasi Pon

oleh

Dewan Pimpinan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur berharap prestasi peringkat ketiga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII di Samarinda tahun 2008, bisa dipertahankan dalam PON XVIII yang digelar di Riau tahun 2012. <p style="text-align: justify;"><br />"Kontingen Kaltim harus bisa memperhatkan prestasi pada PON XVII," kata Wakil Ketua DPRD Kaltim Hadi Mulyadi di Samarinda, Rabu.<br /><br />Untuk tetap bisa mempertahankan lanjutnya, maka KONI Kaltim harus mempersiapkan program peningkatan prestasi dari sekarang. Salah satunya yakni dengan mendorong atlet untuk rajin berlatih dan serius dalam menghadapi PON 2012 mendatang.<br /><br />"Kita sangat berharap prestasi yang didapat Kaltim di ajang PON 2008 lalu bisa dipertahankan pada PON 2012 nanti. Semoga dalam PON XVIII prestasinya tidak anjlok. Alangkah baiknya jika prestasinya bisa ditingkatkan," ujarnya.<br /><br />Jika prestasi yang lampau dapat dipertahankan, katanya lagi, maka akan semakin membuat harum nama Kaltim. Semua harapan itu tentunya ditujukan pada setiap atlet di masing-masing cabang olahraga.<br /><br />Pada PON XVII tahun 2008, Kalimantan Timur meraih 117 emas, 111 perak, dan 114 perunggu, sehingga menempatkan provinsi itu di peringkat tiga besar di bawah Jawa Timur dan DKI Jakarta.<br /><br />Dia berharap agar KONI Kaltim lebih meningkatkan semangat atlet agar prestasinya bisa bertahan. Diharapkan pula dapat memberikan apresiasi dengan memperhatikan kesejahteran atlet berprestasi, yakni memberi penghargaan terhadap prestasi yang diraih sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masa depan altet.<br /><br />Seperti menjadikan altet berprestasi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), termasuk meningkatan bonus lebih besar dari sebelumnya. Ini merupakan salah satu motivasi bagi altet untuk mencapai target dan mempertahankan prestasi yang didapat.<br /><br />DPRD Kaltim juga berkomitmen mendukung program kesejahteraan atlet yang bermuara pada pencapaian target dan mempertahankan prestasi. Di antaranya dengan mengalokasikan anggaran memadai untuk KONI Kaltim agar target itu bisa dicapai.<br /><br />Sebelumnya, Ketua Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Kaltim Dt Iskandar Zulkarnain menilai, tekad Kaltim meraih prestasi emas pada PON XVIII-2012 di Riau sulit dicapai, karena dana yang ada dianggap tidak proporsional dalam menghadapi babak pra PON.<br /><br />Pemprov dan DPRD Kaltim dalam APBD 2011 hanya menyetujui Rp15 miliar dari usulan KONI Kaltim yang sebesar Rp107 miliar.<br /><br />Ia menjelaskan, padahal dana yang diajukan KONI Kaltim yang senilai Rp107 miliar itu berdasarkan pengajuan program dari masing-masing cabang olahraga, yakni dalam persiapan menjelang pelaksaan event akbar itu, yakni pra kualifikasi atau pra PON 2011.<br /><br />Program itu antara lain desentralisasi, sentralisasi serta try out baik di dalam maupun luar negeri. Pemangkasan yang sangat besar itu pada gilirannya akan berdampak langsung bagi persiapan 39 cabang olahraga yang mengikuti pra kualifikasi. <strong>(phs/Ant)</strong></p>