Home / Tak Berkategori

DPRD Kapuas Hulu Dukung Provinsi Kapuas Raya

- Jurnalis

Senin, 12 Desember 2011 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Agustinus Ding mengatakan sangat mendukung rencana pemekaran provinsi baru di timur Kalbar. <p style="text-align: justify;">"Untuk pemekaran rencana Provinsi Kapuas Raya, kami bersama pemerintah daerah sepenuhnya mendukung sebab itu merupakan kebutuhan masyarakat," kata dia di Putussibau, Kapuas Hulu, Senin.<br /><br /> Hanya saja, kata dia, selama ini proses menuju terbentuknya PKR masih tertunda karena masih dalam proses perlengkapan persyaratan.<br /><br /> "Memang masih ada persyaratan yang belum dilengkapi yakni rekomendasi dari provinsi induk," ungkapnya.<br /><br /> Menurutnya, DPRD Kabupaten Kapuas Hulu bersama dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu sudah menyampaikan dukungan administrasi melalui memorandum.<br /><br /> "Itu sudah disampaikan kepada Koordinator pemekaran PKR Milton Crosby yang juga Bupati Kabupaten Sintang," tegasnya.<br /><br /> Dirinya juga membantah jika proses PKR selama ini terhalang karena adanya sikap dari Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis yang seolah-olah digambarkan tidak setuju dengan PKR.<br /><br /> "Itu tidak benar, saya orang PDI Perjuangan, dan bukan saya membela Pak Cornelis, itu semua karena adanya kebijakan pusat melalui moratorium pemekaran yang hingga kini belum dicabut," kata dia.<br /><br /> Selaku kader PDI Perjuangan DPC Kabupaten Kapuas Hulu, dirinya menyatakan bahwa sesungguhnya Cornelis sangat mendukung PKR, hanya saja selama ini kewenangan bukan ditangan Pemerintah Provinsi Kalbar melainkan Pusat.<br /><br /> "Artinya jika Pusat memang memutuskan pemekaran di wilayah Indonesia bisa dilanjutkan, tak mungkinlah Gubernur tidak memberikan persyaratan yang belum dikeluarkannya," kata dia.<br /><br /> PKR lanjutnya merupakan kebutuhan seluruh masyarakat yang ada di wilayah Timur Kalbar, namun selama ini isu PKR selalu dikaitkan dengan isu politik, sehingga terkesan saling menyalahkan satu sama lain.<br /><br /> "Ini yang perlu kita luruskan, jangan sampai PKR dijadikan senjata politik yang pada akhirnya membuat resah masyarakat," ucapnya.<br /><br /> Impian masyarakat akan terwujudnya PKR kata dia bukan karena unsur politik melainkan karena kebutuhan dalam meningkatkan kesejahteraan dan mendekatkan pelayanan pemerintah di timur Kalbar. <strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Berita Terbaru