DPRD: Konsep Pariwisata Kubu Raya Belum Jelas

oleh

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kubu Raya Mustafa meminta kepada Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga setempat untuk memperjelas konsep pariwisata yang ada di kabupaten tersebut. <p style="text-align: justify;">"Sejauh ini kita belum melihat adanya kejelasan dari konsep wisata yang ada di dinas tersebut. Itu jelas sangat disayangkan, karena begitu banyak potensi wisata di Kubu Raya, namun sampai saat ini belum dikemas dan dimanfaatkan dengan baik," katanya di Sungai Raya, Kamis.<br /><br />Ia menilai, selama ini sektor pariwisata di Kubu Raya dinilai berjalan di tempat. Oleh karenanya, diperlukan konsep yang jelas untuk pengembangan bukan hanya bersifat dadakan ketika berlangsung acara kebudayaan.<br /><br />"Selama ini kita melihat pengembangan pariwisata di Kubu Raya stagnan, karena tidak mempunyai konsep yang jelas, makanya kita minta konsep yang jelas," kata Mustafa.<br /><br />Komisi D DPRD Kubu Raya meminta Disbudparpora Kubu Raya menyerahkan konsep yang jelas untuk pengembangan sektor pariwisata. "Kita minta Disbudpora menyampaikan ke kita, konsep pengembangan pariwisata Kubu Raya, selanjutnya kita kaji bersama-sama," kata Mustafa.<br /><br />Menurut dia, Disbudparpora hendaknya tidak hanya mengandalkan alokasi dana dari APBD Kubu Raya untuk mengembangkan pariwisata, karena banyak alokasi lain yang dapat digali agar program kepariwisataan tidak stagnan.<br /><br />Untuk itu dibutuhkan konsep yang benar-benar jelas, seperti apa dunia pariwisata yang diharapkan di Kubu Raya ini. "Jangan sampai semuanya bersifat dadakan dan hanya menunggu kesiapan alokasi dana untuk mengembangkan objek wisata," katanya.<br /><br />Secara terpisah, Kepala Disbudparpora Kubu Raya, Fauzi Kasim mengatakan, tahun ini pihaknya siap mengembangkan sektor pariwisata, di antaranya dengan mengembangkan beberapa objek wisata.<br /><br />Fauzi menjelaskan, Kubu Raya baru berusia tiga tahun, sehingga masih sulit untuk mengembangkan objek-objek wisata. "Tentunya perlu waktu dan proses untuk mengembangkan dan membenahi sejumlah obyek wisata yang ada," katanya.<br /><br />Ia mengungkapkan, ketika Kubu Raya masih menjadi bagian Kabupaten Pontianak, objek wisata di kawasan ini belum pernah mendapatkan bantuan untuk perbaikan atau pembenahan.<br /><br />Oleh karenanya, saat ini Kubu Raya masih disibukkan untuk membenahi berbagai objek wisata. Di samping selalu berupaya mempromosikan objek-objek wisata yang memang layak untuk dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.<br /><br />Disbudpora Kubu Raya juga akan bekerja sama dengan tokoh masyarakat, agama, organisasi kemasyarakatan dan lainnya demi mengembangkan sektor kepariwisataan.<br /><br />Kendati belum dapat dipastikan, berapa jumlah wisatawan yang akan berkunjung ke Kubu Raya tahun ini, Fauzi optimis akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.<br /><br />"Karena terdapat beberapa agenda penting yang diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan. Hal ini didukung letak Kubu Raya yang menjadi pintu masuk ke Kalbar melalui Bandara Supadio," katanya.<br /><br />Agenda penting yang dimaksudkan Fauzi diantaranya perayaan Cap Go Meh dan Robo-Robo. "Kedua agenda ini memiliki daya tarik yang tinggi bagi wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara," jelasnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>