Home / Tak Berkategori

DPRD :Koperasi Perantara Industri Hulu Dan Hilir

- Jurnalis

Senin, 30 Januari 2012 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi II bidang ekonomi dan keuangan DPRD Kalimantan Selatan, mengharapkan peningkatan peran koperasi di wilayah ini sebagai perantara industri hulu dan hilir. <p style="text-align: justify;"><br />"Peran perantara industri hulu dan hilir tersebut terutama di bidang agro industri, dimana Kalsel memiliki potensi besar untuk itu," ujar Ketua Komisi II DPRD provinsi setempat, Muhammad Ihsanudin, di Banjarmasin, Senin.<br /><br />Dengan peningkatan peran koperasi tersebut, menurut Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalsel itu, masing-masing pihak bisa mendapatkan nilai tambah dan mendatangkan "multiplayer efek" yang cukup besar.<br /><br />Menurut mantan pegawai Departemen Keuangan tersebut, keberadaan koperasi di Kalsel selama ini belum banyak berperan sebagai perantara industri hulu dan hilir.<br /><br />Padahal potensi atau peluang koperasi di Kalsel juga cukup besar sebagai perantara industri hulu dan hilir, terlebih dalam hubungan menumbuhkembangkan agro industri.<br /><br />"Karena upaya menumbuhkembangkan agro industri bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kalsel 2006 – 2025," tandas wakil rakyat dari PKS tersebut.<br /><br />Dalam kaitan upaya peningkatan peran koperasi sebagai perantara industri hulu dan hilir tersebut, Komisi II DPRD Kalsel meminta, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) agar membuat "cetak biru" dari perencanaan program.<br /><br />"Cetak biru (blueprint) tersebut akan kita konsultasikan dan koordinasikan dengan Kementerian Koperasi dan UKM serta kementian lain yang terkait," demikian Ihsanudin.<br /><br />Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel Bambang Supriady menyatakan, sependapat dengan Ketua Komisi II DPRD provinsi setempat, perlunya peningkatan peran koperasi.<br /><br />Oleh sebab itu, sebagai langkah awal, dia bertekad, untuk menumbuhkembangkan kembali koperasi-koperasi primer yang bersentuhan langsung dengan agri bisnis dan agro industri, seperti Koperasi Unit Desa (KUD).<br /><br />"Keberadaan KUD tempo dulu cukup baik, tinggal peningkatan peran sebagai perantara industri hulu dan hilir, seperti pengolahan hasil-hasil pertanian menjadi barang jadi atau minimal setengah jadi, guna mendatangkan nilai tambah," demikian Bambang. <strong>(phs/Ant)&lt;/strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan
Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025
Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H
Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi
Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:44 WIB

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:07 WIB

Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:20 WIB

Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:08 WIB

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Berita Terbaru

Tumpo yang terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua PSMTI Kabupaten Melawi. (Dedi Irawan)

Berita

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Feb 2026 - 22:08 WIB