DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah mengingatkan investor bahwa kehadiran mereka ke daerah ini harus memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, bukan malah sebaliknya. <p style="text-align: justify;">"Kita ini bukannya anti terhadap investor. Saya berharap keberadaan investor itu harus bisa menyejahterakan masyarakat kita, bukan malah menyengsarakan. Jangan hanya mencari untung tapi tidak memikirkan nasib masyarakat di sekitarnya," tegas anggota Komisi II DPRD, Parimus di Sampit, Sabtu.<br /><br />Penegasan itu disampaikan politisi Partai Demokrat yang segera menduduki jabatan Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur menggantikan rekannya yang mengundurkan diri ini, menanggapi banyaknya keluhan masyarakat terkait perkebunan kelapa sawit yang beroperasi tanpa mengindahkan aturan dan merugikan hak masyarakat.<br /><br />Dia mengaku geram karena masih banyak tindakan tidak adil oleh perusahaan terhadap masyarakat lokal yang sudah turun temurun mengolah lahan di kampung mereka.<br /><br />Berbagai masalah yang sering dikeluhkan masyarakat umumnya terkait tindakan semena-mena pihak perusahaan, di antaranya soal sengketa lahan, hak sosial masyarakat di sekitar areal perusahaan hingga masalah pencemaran lingkungan yang juga berdampak terhadap kesehatan masyarakat setempat.<br /><br />Bagi perusahaan pelanggar aturan yang tidak menunjukkan iktikad baik, Parimus mendukung agar diambil langkah tegas oleh lembaga DPRD sesuai dengan kewenangannya dalam hal pengawasan. Saya dukung rekom ke penegak hukum. Atau kalau belum juga ada solusi, kita kembalikan ke hukum adat. Serahkan penanganannya kepada hukum adat di Kalimantan Tengah, khususnya di daerah kita Kotawaringin Timur ini, tegasnya.<br /><br />Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Supriadi juga menegaskan bahwa hak masyarakat harus dibela. Perusahaan yang datang ke daerah ini harus melindungi dan mengayomi masyarakat agar kehadiran perusahaan membawa dampak positif yang juga bisa dirasakan masyarakat setempat.<br /><br />Namun apapun masalahnya, kita harus bicara dengan kepala dingin, tidak perlu emosional. Kita semua kan menginginkan adanya solusi yang terbaik, jadi harus dibicarakan dengan baik-baik pula. Perusahaan harus menghargai masyarakat dan masyarakat juga bisa mendukung perusahaan. Saya tidak membela perusahaan, tapi kita ingin semuanya berjalan dengan baik, saling mendukung dan saling menguntungkan, ujar politisi Partai Golkar ini.<br /><br />DPRD sebagai wadah penampung aspirasi masyarakat, kata dia, selalu terbuka untuk menerima keluhan dan masukan dari masyarakat.<br /><br />selain itu, DPRD akan memfasilitasi mempertemukan dengan pihak terkait untuk mencarikan solusi yang terbaik bagi semua pihak. Penyelesaian masalah yang terbaik adalah dengan musyawarah mufakat sehingga bisa dijalankan semua pihak.<br /><br />Sejauh ini, permasalahan paling menonjol antara perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pertambangan di Kabupaten Kotawaringin Timur adalah soal sengketa lahan.<br /><br />Masalah tersebut sangat sensitif karena bisa memicu konflik sehingga harus menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah sendiri telah membentuk tim terpadu yang di dalamnya terdiri dari berbagai unsur terkait, termasuk aparatur penegak hukum, sehingga penanganan masalah sengketa lahan bisa lebih cepat dan efektif. <strong>(das/ant)</strong></p>

















