DPRD Melawi Dukung Program Pendampingan MBS

oleh

Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan yang menjadi Program Kinerja-USAID bidang pendidikan yang dilaksanakan bekerjasama dengan pemerintah secara nasional, program ini mendapat sambutan positif dari Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Melawi. <p style="text-align: justify;">Sekretaris Komisi A DPRD, Ritaudin mengungkapkan sesuai dengan tugasnya yang membidangi pendidikan, mengharapkan program MBS dapat memacu pengelolaan yang lebih baik sesuai dengan kebutuhan di masing-masing sekolah. <br /><br />“Dengan adanya pendamping langsung ini, dapat memperbaiki manajemen sekolah yang belum baik, menjadi lebih baik dan berdampak<br />positif terhadap mutu pendidikan di Kabupaten Melawi,” kata Ritaudin disela-sela pertemuan antara Tim Kinerja-USAID dengan DPRD Melawi, Selasa (20/12/2011).<br /><br />Dirinya berharap program dari USAID hendaknya tidak semata-mata hanya lips service saja, namun dengan serius melakukan pendampingan secara berkelanjutan, sehingga sekolah-sekolah yang belum mendapat giliran dapat di dampingi juga. <br /><br />“Program ini sangat menunjang keberhasilan dalam meningkatkan bidang pendidikan, maka kita berharap tidak hanya bertahan setahun, tetapi terus berjalan sampai penerapan MBS dapat dijalankan dengan baik,” pintanya.<br /> <br />Ditempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Melawi, Amri Kalam, yang hadir dalam pertemuan mengatakan, program yang bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, selaras dengan misi dan visi pemkab Melawi yang dikenal dengan 5 M, yang salah satu Melawi Cerdas. Oleh karena itu, sebagai lembaga parlemen akan mendukung program Kinerja-USAID dalam bentuk kebijakan untuk mensukseskan kegiatan pendampingan MBS, sehingga peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Melawi terus meningkat.<br /> <br />“Program MBS ini sangat baik yang tujuannya untuk meningkatkan mutu pendidikan. Insya Allah kita akan mendukung dalam bentuk kebijakan, sesuai dengan kondisi dan kemampuan daerah,” kata Amri Kalam.<br /><br />Ia juga mengakui, bahwa mutu pendidikan di Kabupaten masih belum mengembirakan, meskipun hasil UAN, Melawi masih dalam peringkat 5 besar di Kalbar. Upaya peningkatan mutu pendidikan tersebut, dibutuhkan program-program nyata yang menyentuh langsung dunia pendidikan. Oleh karena itu, ia menyambut baik dengan adanya pendamping program MBS, dalam upaya pengelolaan sekolah yang lebih baik dan berimplikasi terhadap peningkatan hasil belajar siswa.<br /><br />Pertemuan yang di laksanakan di Aula DPRD tersebut diawali dengan perkenalan dari tim Kinerja-USAID oleh LPSS Melawi, Teguh WS Yudhianto untuk memperkenalkan Survice Provider (SP) bidang MBS, Surve Komplain dan SP Media. Masing-masing SP yang merupakan satu-kesatuan tim ini, memiliki tugas pokoknya dalam upaya mensukseskan pendampingan di 20 sekolah yang telah terpilih di Kabupaten Melawi. <strong>(phs)</strong></p>