DPRD Minta Masyarakat Awasi Penyaluran "BLSM"

oleh

DPRD Kalsel meminta masyarakat Kalimantan Selatan mengawasi penyaluran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) agar jangan salah sasaran peruntukan. <p style="text-align: justify;">Permintaan itu dari H Asmara Yanto, anggota Komisi IV bidang kesra DPRD Kalsel, di Banjarmasin, Kamis, berkenaan dengan rencana penyaluran BlSM atau Balsem dari pemerintah dalam waktu dekat ini.<br /><br />Pasalnya, menurut politisi Partai Bintang Reformasi (PBR) tersebut, Balsem masih rentan terjadi salah sasaran, karena itu perlu pengawasan secara bersama-sama agar sesuai peruntukan.<br /><br />Sebagai contoh, karena permainan atau ketidak akuratan data, tak menutup kemungkinan orang yang betul-betul berhak menerima balsem, ternyata tidak menerima bantuan tersebut.<br /><br />"Hal lain yang perlu pengawasan dalam penyaluran balsem, yaitu kemungkinan bantuan tersebut menjadi ‘komoditi politik’ bagi oknum pemerintah atau politisi tertentu," lanjutnya menjawab ANTARA Kalsel.<br /><br />Wakil rakyat yang menyandang gelar sarjana hukum itu menyambut positif, rencana baik pemerintah dalam membantu masyarakat miskin atau yang tingkat perekonomiannya golongan menengah ke bawah.<br /><br />"Namun kita menyayangkan dan akan kritik, kalau bantuan baik pemerintah tersebut ada yang menyalahgunakan, baik berupa penyimpangan peruntukan maupun menjadikannya sebagai komoditi politik," tandasnya.<br /><br />Berkenaan dengan data masyarakat miskin, dia menyarankan, hal tersebut harus seakurat mungkin agar tidak menimbulkan permasalahan sosial kemasyarakatan.<br /><br />"Oleh sebab itu, dalam penggunaan data masyarakat miskin harus yang mutakhir atau paling tidak data setahun terakhir dari RT dan kelurahan, jangan terlalu berpegang dari Badan Pusat Statistik (BPS)," sarannya.<br /><br />"Karena BPS tidak tiap tahun melakukan pendataan masyarakat miskin. Oleh sebab itu, mungkin saja yang dulu terdata sebagai masyarakat miskin, orangnya sudah meninggal dunia atau tak miskin lagi," demikian Asmara Yanto. <strong>(das/ant)</strong></p>