DPRD Minta Pemerintah Segera Perbaik Jalan Nasional

oleh

Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DPRD Kalimantan Selatan meminta pemerintah atau instansi terkait segera memperbaiki jalan nasional yang rusak, terlebih kerusakannya cukup parah. <p style="text-align: justify;">Pasalnya kalau dibiarkan atau lambat memperbaiki, kerusakan itu akan semakin parah dan dapat mengganggu kelancaran lalu lintas, ujar Sekretaris Komisi III DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Riswandi di Banjarmasin, Selasa.<br /><br />Ia mengungkapkan, ketika Komisi III DPRD Kalsel yang membidangi perhubungan melakukan kunjungan ke kabupaten di wilayah timur provinsi tersebut melihat jalan nasional yang longsor atau rumbih.<br /><br />"Jalan nasional yang longsor atau rumbih, serta terancam putus itu pada ruas wilayah Satui Barat Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu (sekitar 170 kilometer timur Banjarmasin)," ungkapnya menjawab Antara Kalsel.<br /><br />Terkait kerusakan prasarana perhubungan tersebut, lanjut anggota DPRD provinsi tiga periode dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyatakan, komisinya akan mengundang Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat.<br /><br />Selain itu, mengundang pihak Balai Besar Jalan Nasional Wilayah Kalimantan yang merupakan perpanjangan tangan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) untuk membicarakan masalah kerusakan jalan nasional arah timur Kalsel yang parah tersebut.<br /><br />"Oleh karena yang rusak parah tersebut jalan nasional, maka menjadi kewenangan Balai Besar Jalan Nasional Wilayah Kalimantan untuk mengusulkan perbaikan kepada pemerintah pusat atau Kemenpuperan," lanjut wakil rakyat bergelar sarjana ilmu pemerintahan itu.<br /><br />Kunjungan kerja Komisi III DPRD Kalsel yang dipimpin ketuanya H Bardiansyah ke wilayah timur provinsi tersebut untuk mengecek perbaikan/perawatan salah satu unit pembangkit pada Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) Asam-Asam di Kabupaten Tanah Laut (Tala).<br /><br />Selain melihat kondisi PLTU Asam-Asam (sekitar 140 kilometer timur Banjarmasin), pada kesempatan kunjungan tersebut, Komisi III DPRD Kalsel juga meninjau kondisi jalan ke arah timur yang menghubung provinsi tetangga Kalimantan Timur (Kaltim)..<br /><br />PLTU Asam-Asam tersebut kini memiliki empat unit pembangkit dengan kapasitas terpasang masing-masing 65 Mega Watt (MW), namun salah unit harus mengalami perawatan sehingga manejemen PT PLN (Persero) Wilayah Kalselteng terpaksa mengadakan pemadaman listrik bergilir. (das/ant)</p>