DPRD: Seleksi Calon Direktur PDAM Tak Transparan

oleh

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Dadang H Syamsu menilai seleksi calon direktur PDAM Dharma Tirta Sampit tidak transparan karena hasil akhirnya tidak diumumkan secara terbuka. <p style="text-align: justify;">"Sejak awal dimulainya seleksi tim selalu mengumumkan setiap hasil tahapan, namun setelah memasuki proses pengajuan tiga nama calon ke bupati hasilnya dirahasiakan," kata Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Dadang H Syamsu di Sampit, Sabtu.<br /><br />Sikap tertutup tim seleksi dan badan pengawas PDAM Dharma Tirta Sampit akan menimbulkan berbagai pertanyaan dan kecurigaan di kalangan masyarakat.<br /><br />Tindakan tim seleksi sangat tidak profesional karena telah merahasiakan tiga nama calon direktur PDAM Sampit yang diajukan ke Bupati Kotawaringin Timur.<br /><br />Penentu siapa yang akan duduk sebagai direktur PDAM Sampit memang menjadi wewenang bupati. Namun dalam prosesnya untuk memperebutkan jabatan tersebut haruslah dilakukan secara terbuka dan diketahui oleh publik atau orang banyak mengingat perusahaan daerah itu mempunyai tugas penting untuk melayani kebutuhan orang banyak termasuk meraup keuntungan dari publik.<br /><br />Menurut Dadang, apa yang disampaikannya tersebut juga berdasarkan dari beberapa pertanyaan dan pengaduan masyarakat ke DPRD Kotawaringin Timur khususnya terhadap proses penyeleksian calon direktur PDAM Sampit.<br /><br />"Memang kami sebagai anggota dewan tidak turut campur langsung dalam seleksi calon direktur PDAM Dharma Tirta Sampit, tetapi kami berhak menyampaikan aspirasi masyarakat yang intinya menginginkan kinerja perusahaan daerah itu baik ke depannnya," katanya.<br /><br />Dadang mengungkapkan, pemerintah daerah harus segera mengumumkan nama-nama yang akan diajukan ke bupati hingga terpilih menjadi direktur.<br /><br />Sementara itu dari proses seleksi sendiri, pemberitahuan ke publik hanya sampai pada saat general "chek up" di RSUD dr Murjani Sampit.<br /><br />Selanjutnya tim seleksi yang diketuai oleh Plt Sekda Kotawaringin Timur, Putu Sudarsana, bersama empat orang anggotanya tidak bersedia menyebutkan tiga orang dari lima nama yang bakal diajukan ke bupati untuk selanjutnya ditetapkan sebagai direktur PDAM Dharma Tirta Sampit.<br /><br />Kelima nama calon direktur PDAM yang sampai pada tahap general "chek up" tersebut Adalah Nur Hidayat Rumekso, Slamet, Muhammad Nur Ansyori, Firdaus Hernan Ranggan, dan Awaludin<strong>. (das/ant)</strong></p>