DPRD Siapkan Raperda Inisiatif Dengan "Public Hearing"

oleh
oleh

Komisi II bidang ekonomi dan keuangan DPRD Kalimantan sebagai pengusul Raperda inisiatif lembaga legislatifnya, terlebih dahulu mengadakan "public hearing" (dengar pendapat umum) dengan beberapa pihak terkait. <p style="text-align: justify;">"Sebelum memasuki pembahasan internal kelembagaan, kami sebagai pengusul harus mempersiapkan dengan matang terlebih dahulu, persiapan itu antara lain melakukan ‘publik hearing’," ujar Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Ihsanudin, di Banjarmasin, Kamis.<br /><br />Raperda yang bakal menjadi inisiatif dewan dan atas usul Komisi II DPRD Kalsel tersebut, yaitu berkaitan dengan pengaturan tanaman pepohonan di bawah saluran listrik dalam semua klasifikasi tegangan.<br /><br />Pasalnya, data Perusahaan Listrik Negara menunjukkan, dari sejumlah gangguan jaringan listrik sekitar 52,7 persen disebabkan pepohonan, baik berupa tumbang maupun patah dan lainnya, lanjut Ketua Komisi II DPRD Kalsel tersebut sesudah melakukan ‘public hearing’.<br /><br />"Oleh sebab itu, kami memandang perlu pembuatan Perda terkait keberadaan pepohonan di aliran tegangan listrik, guna lebih mempertegas atau tindaklanjut dari Undang Undang Kelistrikan," tutur wakil rakyat Kalsel dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.<br /><br />Ia menyatakan, Raperda atau Perda inisiatif dewan itu nantinya tindakan akan tumpang tindih dengan undang undang kelistrikan, karena penekanannya pada pendekatan edukasi guna lebih meningkatkan kesadaran masyarakat.<br /><br />"Jadi esensinya berbeda dengan undang undang kelistrikan, yang didalamnya memuat sanksi bagi mereka yang melakukan pelanggaran," lanjutnya didampingi rekannya satu komisi Ilham Noor dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).<br /><br />"Namun tujuan pembuatan Raperda atau Perda inisiatif dewan tersebut punya kesamaan dengan undang undang kelistrikan, yaitu guna mewujudkan keselamatan dan kenyamanan bagi umum, khususnya pengguna jasa PLN di bidang listrik," demikian Ihsanudin.<br /><br />Komisi II DPRD Kalsel menyampaikan penjelasan atas usul Raperda yang mereka susun tersebut dalam rapat paripurna internal lembaga legislatifnya, dijadwalkan 2 Maret 2012.<br /><br />Dalam waktu bersamaan dengan Komisi II tersebut, dari Komisi IV bidang kesra DPRD Kalsel juga menyampaikan penjelasan usul Raperda yang bakal menjadi Raperda/Perda inisiatif dewan. <strong>(phs/Ant)</strong></p>