DPRD Sintang Sahkan 9 Raperda Menjadi Perda

oleh

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sintang, Rabu (18/03/2015) kemarin mengesahkan 9 Raperda dari 10 Raperda menjadi Perda yang diajukan oleh eksekutif beberapa waktu yang lalu. <p style="text-align: justify;">Kesepuluh Raperda yang di ajukan oleh eksekutif   antara lain, Raperda Tentang perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Sintang Nomor 2 Tahun 2014 tentang penambahan penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Sintang pada Perseroan Terbatas, Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat,<br /><br />Kedua, Raperda tentang penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Sintang pada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat,  <br />   <br />Ketiga, Raperda tentang penambahan penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Sintang pada Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Sintang, Keempat, Raperda tentang administrasi kependudukan, <br /><br />Kelima, Raperda tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga,<br /><br />Keenam, Raperda tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Sintang,<br /><br />Ketujuh, Raperda tentang tarif pelayanan kesehatan pada  Rumah Sakit Umum Daerah Ade Muhammad Djoen Sintang,<br /><br />Kedelapan, Raperda tentang penyelenggaraan perlindungan dan pelayanan kesejahteraan sosial penyandang disabilitas,<br /><br />Kesembilan, Raperda tentang kesejahteraan lanjut usia,<br /><br />Kesepuluh, Raperda tentang perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan.<br /><br />Seluruh raperda ini merupakan usulan pihak eksekutif namun bila tidak disyahkan maka bukan berarti DPRD tidak menyelesaikan Perda dimaksud melainkan perlu mempertimbangkan kajian hukum bersama anatara legeslatif dan eksekutif, demikian diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jeffray Edwar SE, M.Si pada media ini Rabu, (18/03/2015).<br /><br />Lebih lanjut di kata Jeffray, terkait Raperda yang belum di setujui yaitu Raperda tentang Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Sintang. Raperda ini menyangkut tentang RTRW Kabupaten Sintang yang hingga hari ini belum terealisasi.<br /><br />Sementara Raperda ini menyangkut tentang lingkungan hidup, oleh sebab itu, jika RTRW Kabupaten Sintang sudah di bentuk, kita mengharapkan kepada eksekutif dapat mengusulkan kembali, pinta Jeffray. (Kn)</p>