Dua Gubernur Kalimantan Calon Tersangka Kasus Kehutanan

oleh
oleh

Dua gubernur dan sekitar 10 bupati maupun mantan bupati di Pulau Kalimantan menjadi calon tersangka terkait kasus kehutanan. <p style="text-align: justify;">Hal tersebut disampaikan anggota DPR-RI Syaifullah Tamliha usai sosialisasi rencana strategi DPR-RI di Aula rektor Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Kamis (24/02/2011). <br /><br />Menurut dia, dari 10 bupati dan mantan bupati yang menjadi calon tersangka, seorang diantaranya mantan Bupati dari Kalimantan Selatan (Kalsel). <br /><br />"Kini yang bersangkutan telah diperiksa secara intensif oleh kejaksaan," katanya. <br /><br />Menurut dia, para calon tersangka tersebut terkait masalah tumpang tindih lahan kehutanan dengan perkebunan maupun pertambangan. <br /><br />Rata-rata, kata dia, gubernur dan bupati tersebut adalah pejabat yang memberikan izin alih fungsi kawasan hutan untuk penambangan dan perkebunan. <br /><br />"Kita tidak bisa sebut sekarang siapa para calon tersangka tersebut, namun yang pasti bukan Gubernur Kalsel," katanya. <br /><br />Syaifullah menambahkan, di Kalimantan terdapat 3,2 juta hektar lahan yang mengalami tumpang tindih dengan pertambangan, perkebunan maupun kehutanan. <br /><br />Data tersebut, tambah dia, berdasarkan hasil ekspos seluruh bupati di daerah tersebut dihadapan kepolisian, kejaksaan dan penegak hukum terkait. <br /><br />Sedangkan Kalsel, tambah dia, terdapat sekitar 1,2 juta hektar yang diperkirakan juga mengalami tumpang tindih dengan perkebunan maupun pertambangan. <br /><br />"Beberapa daerah termasuk Kalteng dan Kaltim telah melakukan ekspos terkait masalah izin kawasan kehutanan, sedangkan Kalsel akan menyusul," katanya.  <strong>(phs/Ant)</strong></p>