Dua Honorer Korban Penipuan Berkedok Luluskan CPNS

oleh

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Pontianak, Zumiyati menyatakan, sudah dua orang tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak menjadi korban penipuan berkedok bisa meluluskan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2013. <p style="text-align: justify;">"Saat ini sudah dua honorer korban penipuan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, yang mengaku bisa meluluskan penerimaan CPNS tahun 2013 di lingkungan Pontianak," kata Zumiyati di Pontianak, Kamis.<br /><br />Zumiyati menjelaskan, dalam minggu-minggu ini pihaknya telah banyak menerima laporan terkait adanya informasi penerimaan CPNS tahun 2013, serta ada oknum yang mengaku bisa meluluskan tes CPNS, dengan meminta bayaran sejumlah uang dan mengatasnamakan kepala BKD Kota Pontianak.<br /><br />"Kalau ada masyarakat atau honorer yang menerima informasi tersebut, cepat laporkan pada kami, sehingga korban penipuan tidak semakin banyak," ujarnya.<br /><br />Dalam kesempatan itu, Kepala BKD Kota Pontianak menyatakan, modus pelaku penipuan yakni, meminta berkas dan meminta uang ditransper kepada rekeningnya.<br /><br />"Tidak benar, penerimaan CPNS umum atau bagi honorer dipungut bayaran agar bisa lulus," ungkapnya.<br /><br />Saat ini, sudah dua honorer yang sudah tertipu, dengan kerugian ada yang sudah transper sebesar Rp500 ribu, dan Rp5 juta, kepada oknum yang mengaku bisa meluluskan tes CPNS itu, kata Zumiyati.<br /><br />Saat ini memang masih ada tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak yang belum diangkat, yakni yang diangkat sebagai tenaga honorer sejak tahun 2005.<br /><br />"Ada sekitar 270 tenaga honorer yang masih menunggu pengumuman untuk diangkat oleh Badan Kepegawaian Negara, mereka itulah yang sering dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut," kata Zumiyati. <strong>(das/ant)</strong></p>