Dua Raperda Inisiatif Diajukan Ke Gubernur Kalteng

oleh

Dua Rancangan Peraturan Daerah inisiatif DPRD Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah diajukan ke Gubernur Kalteng untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut. <p style="text-align: justify;">Sekarang sedang dalam proses pengajuan, kita juga optimis kedua Raperda tersebut bisa disetujui oleh Gubernur Kalteng,  kata Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Dadang H Syamsu di Sampit, Jumat.<br /><br />Kedua raperda inisiatif yang diajukan tersebut adalah Raperda tentang Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal dan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kotim 2016-2025.<br /><br />Menurut Dadang, Baleg DPRD Kotim optimis kedua Raperda tersebut lolos verifikasi karena sebelum penyusunannya, tim telah melakukan koordinasi ke pemerintah provinsi Kalteng dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).<br /><br />Dengan dilakukannya koordinasi ke pemerintah dan provinsi Kalteng dan Kemendagri tersebut, maka kedua Raperda inisiatif ini diprediksi tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi.<br /><br />"Pengesahan kedua Raperda inisiatif DPRD tersebut rencananya akan dilakukan pada 28 Maret 2016. Kami masih menunggu verifikasi dari pemerintah provinsi Kalteng dan Kemendagri," katanya.<br /><br />Dadang mengatakan, jika dalam verifikasi nantinya ada poin yang harus diperbaiki maka Baleg wajib melakukan perbaikan, dan dalam dalam waktu tidak terlalu lama akan selesai.<br /><br />"Kita lihat saja nanti, diterima apa ditolak Raperda tersebut. Namun saya berkeyakinan bahwa kedua Raperda tersebut akan diterima karena tidak bertentangan dengan peraturan sebelumnya," katanya.<br /><br />Dia mengatakan, keberadaan kedua Raperda inisiatif tersebut merupakan sebuah kebutuhan daerah dan untuk melindungi masyarakat di kabupaten tersebut.<br /><br />"Dengan adanya Raperda tentang pemberdayaan tenaga kerja lokal itu diharapkan hak-hak masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak tidak terabaikan di masa mendatang," ucapnya. (das/ant)</p>