Dua Siswa Batal UN Karena Ingin Nikah

oleh
oleh

Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Banjarmasin mengundurkan diri dari Ujian Nasional (UN) karena ingin menikah. <p style="text-align: justify;">Hal tersebut terungkap ketika Wali Kota Banjarmasin H Muhidin melakukan pemantauan kegiatan UN hari keempat untuk SMA di Banjarmasin, Kamis.<br /><br />Dua siswa urung ikut UN tersebut berasal dari Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 10 Banjarmasin.<br /><br />Di sekolah tersebut semula terdaftar 112 peserta UN namun dua mengundurkan diri karena mau menikah.<br /><br />Menurut Kepala Sekolah SMAN 10 HM Gazali, ke-110 siswa ikut UN tersebut menggunakan enam ruang kelas, tiga ruang untuk mata pelajaran kimia, biologi, dan tiga ruang untuk Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)mata pelajaran geografi dan sosiologi.<br /><br />Berdasarkan pemantauan Wali Kota dan diikuti pejabat lainnya itu terlihat suasana aman dan tenang , lokasi SMAN 10 itu berada di pinggiran kota untuk mencapai lokasi sekolah.<br /><br />Wali Kota berharap walau SMAN 10 jauh dari kota tetapi hendaknya tetap mencapai kelulusan 100 persen dengan nilai baik dan memuaskan.<br /><br />Kepada dua siswa yang mengundurkan diri tersebut wali kota berpesan untuk tetap ikut ujian paket C agar bisa mengantongi ijazah SMA karena pendidikan belakangan ini sangat penting untuk menuju masa depan yang penuh tantangan.<br /><br />Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Hesly Junianto menuturkan pelaksanaan UN tingkat SMA, Madrasah Aliyah, dan Sekolah Menengah Kejuruan sampai hari terakhir tidak menemui kendala yang berarti.<br /><br />"Sampai saat ini tidak ada laporan adanya kecurangan dalam pelaksanaan UN," katanya.<br /><br />Berdasarkan catatan, sebanyak 4.535 siswa SMA dan MA se kota Banjarmasin mengikuti UN 2012 yang pelaksanaanya dimulai Senin (16/1) lalu.<br /><br />Selain siswa SMA dan MA sebanyak 2.999 siswa SMK juga mengikuti UN, berasal dari 29 SMA, 8 MA, dan 17 SMK, baik sekolah negeri,maupun sekolah swasta.<strong> (phs/Ant)</strong></p>