Dua Warga Perintis Lingkungan Terima Penghargaan Pemprov

oleh

Dua warga yang berhasil menjadi perintis dan pelopor kepedulian lingkungan di daerah masing-masing menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. <p style="text-align: justify;">Penghargaan kepada dua warga atas nama Galuh Saly dan Madroji itu diserahkan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin di sela-sela peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Kota Banjarbaru, Senin.<br /><br />"Keduanya memang layak menerima penghargaan dari Pemprov karena kepedulian mereka terhadap lingkungan," ujar Gubernur pada kegiatan yang dipusatkan di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru.<br /><br />Peran kedua warga penerima penghargaan itu hampir sama yakni peduli terhadap lingkungan di mana Galuh Saly mengembangkan bibit pohon gaharu dan Madroji menanam ribuan bibit pohon dibantu warga di desanya.<br /><br />Menurut Gubernur, sikap dan perilaku positif dua warga tersebut patut ditiru warga Kalsel lainnya sehingga pengelolaan lingkungan di provinsi setempat semakin baik.<br /><br />"Pengelolaan lingkungan bukan hanya tugas dan tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif setiap komponen masyarakat sehingga kami mengapresiasi warga yang peduli lingkungan," ungkapnya.<br /><br />Ny Galuh Saly mengatakan, dirinya mengembangkan bibit pohon gaharu sejak sembilan tahun lalu didasari kecintaan terhadap lingkungan di samping nilai ekonomis gaharu sendiri yang cukup menjanjikan.<br /><br />"Menanam dan mengembangkan bibit gaharu itu mudah, asal tekun dan sabar menunggu tumbuhnya bibit dari pohon indukan yang disiapkan," ujarnya.<br /><br />Kepedulian lingkungan warga Desa Batu Mandi, Kecamatan Batu Mandi, Kabupaten Balangan, itu bukan hanya mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya tetapi juga berbuah penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup RI.<br /><br />Ibu rumah tangga itu mendapat penghargaan sebagai perintis lingkungan 2011 sekaligus menjadi calon penerima penghargaan Kaltaparu dari Kementerian Lingkungan Hidup.<br /><br />Sementara itu, Madroji menerima penghargaan karena kepeduliannya mendorong warga Desa Mengkaok, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, menanam bibit pohon hingga jumlahnya mencapai ratusan ribu bibit pohon.<br /><br />"Saya hanya berusaha membangkitkan kesadaran warga untuk peduli terhadap lingkungan dan sekarang kami berhasil menanam bibit pohon mencapai 700 ribu lebih," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>