Dua Yayasan Di Barut Kelola Askesos

oleh

Dua yayasan sosial di Muara Teweh Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, tahun 2011 ditunjuk pemerintah daerah untuk mengelola program asuransi kesehatan sosial (Askesos) bagi masyarakat miskin. <p style="text-align: justify;">"Program Askesos ini ditujukan bagi masyarakat rentan dan tidak mampu untuk memelihara kesehatan juga sekaligus mengentaskan kemiskinan," kata Ketua Tim Pelaksana Askesos Pondok Pesantren Istiqomah Muara Teweh, Mardjulin, Selasa.<br /><br />Pengelola Askesos di Kabupaten Barito Utara tahun ini selain Yayasan Istiqomah yang berlokasi di Komplek Masjid Raya Shirathal Mustaqim Jalan Imam Bonjol juga Yayasan Sinta Asi yang berlokasi di Jalan Ais Nasution Muara Teweh.<br /><br />Menurut Mardjulin, kedua yayasan ini sebagai mintra pemerintah daerah untuk menjembatani dan meringankan beban sesaat jika yang bersangkutan mengalami musibah diantaranya kecelakaan, sakit dan meninggal dunia.<br /><br />"Jadi program ini dapat memberikan perlindungan sosial dalam bentuk bantuan sosial pengganti pendapatan keluarga, bagi pekerja sektor informal yang mengalami penurunan atau kehilangan penghasilan disebabkan karena pencari nafkah utama sakit, kecelakaan dan atau meninggal dunia," katanya.<br /><br />Dia menjelaskan, sasaran Askesos ini meliputi pekerja mandiri atau pekerja yang menjalankan sendiri usahanya, seperti petani gurem dan penggarap, nelayan tradisional, pengrajin, tukang ojek, penarik becak, sopir bajaj, tukang tambal ban, pedagang kecil (tukang jamu gendong, tukang kelontong, sembako, penjaja makanan keliling, dan pengasong serta pekerja yang lainnya.<br /><br />Selain itu pekerja yang bekerja pada orang lain dalam hubungan kerja informal, seperti buruh (tani dan nelayan), buruh pabrik/industri rumah tangga, pembantu rumah tangga, kuli angkut, kuli bangunan dan untuk pengusaha mikro, seperti pemilik warung kaki lima, pemilik bengkel tambal ban, pemilik prau nelayan tradisional, penyewaan/rental sepeda, dan sebagainya.<br /><br />"Melalui program ini masyarakat yang selama ini kesulitan mendapat jaminan sosial diharapkan dapat dilayani," jelas dia.<br /><br />Mardjulin mengatakan selain perlindungan sosial dalam bentuk bantuan sosial pengganti pendapatan keluarga bagi pekerja sektor informal yang kurang mampu serta terjaminnya kesejahteraan sosial keluarga pekerja sektor informal yang rentan dari kemungkinan resiko menurun dan atau kehilangan pendapatan akibat pencari nafkah utama sakit, kecelakaan dan atau meninggal dunia.<br /><br />Disamping itu juga terciptanya ketahanan dan penguatan kapasitas keluarga pekerja sektor informal yang kurang mampu melalui upaya penggantian pendapatan (income replacement), pemeliharaan pendapatan (income maintenance) dan peningkatan pendapatan (income generating).<br /><br />"Terciptanya peningkatan partisipasi sosial masyarakat dalam penyelenggaraan perlindungan sosial, terwujudnya kesetiakawanan sosial nasional," katanya.<strong> (das/ant)</strong></p>