Dukcapil Barut Jemput Bola Pengurusan Akte Kelahiran

oleh

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah melakukan jemput bola dengan mendatangi masyarakat dalam pembuatan akte kelahiran di sejumlah desa pada sembilan kecamatan. <p style="text-align: justify;">"Dulu dilakukan sidang di tempat dalam pengurusan akte kelahiran (AK), namun kini sudah tidak ada lagi," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil Barito Utara (Barut), Izhar Safawi di Muara Teweh, Rabu.<br /><br />Menurut Izhar, saat ini hanya dilakukan untuk mengecek segala jenis kelengkapan, sesuai apa tidak, maka Disdukcapil akan melakukan jemput bola di lapangan.<br /><br />"Jadi artinya masyarakat tidak perlu was-was, tetapi yang menjadi permasalahan sekarang ini pertama masalah akta perkawinan yang tidak dimiliki warga," katanya.<br /><br />Izhar mengatakan dalam akte pernikahan ini pihaknya juga melakukan jemput bola, namun pengurusannya masih dilakukan sidang di tempat.<br /><br />Seluruh kecamatan sudah disampaikan pentingnya akta perkawinan. Ternyata bisa dihitung dengan jari desa yang melaksanakan itu.<br /><br />"Akta kelahiran dan perkawinan bisa dikirim kolektif, kalau sudah benar, kami akan datang ke desa untuk mengecek," jelas dia.<br /><br />Selain akte kelahiran dan perkawinan pihaknya juga melakukan sosialisasi terkait surat kematian dan jemput bola dalam perekaman KTP eletronik (e-KTP) ke seluruh kecamatan.<br /><br />"Target kami tidak ada satu pun masyarakat Batara yang tidak terdaftar, atau melakukan perekaman e-KTP," ujarnya.<br /><br />Sementara Bupati Barito Utara, Nadalsyah mengatakan pihaknya terus membenahi pelayanan terhadap masyarakat. Terkait menanggapi kabar adanya sidang akta kelahiran di Disdukcapil setempat.<br /><br />Dia menegaskan sudah tidak ada sidang akta kelahiran, namun yang dilakukan disdukcapil hanya melakukan verifikasi data.<br /><br />Jika ada masyarakat yang mengalami sidang akta kelahiran dipersilahkan membuat pengaduan ke Pemkab Barito Utara.<br /><br />"Saya mewanti-wanti petugas yang bersentuhan dengan pelayanan terhadap masyarakat, agar tidak melakukan pungutan liar dan mempersulit masyarakat," ujar Nadalsyah.<br /><br />Kendati demikian, dia berharap masyarakat mau mengikuti program pemerintah dengan tertib administrasi. Karena itu untuk membantu pemerintah memberikan pelayanan. <strong>(das/ant)</strong></p>