Ekonomi Masyarakat Merosot, Pengajuan Kendaraan Baru Menurun

oleh
oleh

Mayoritas mata pencarian masyarakat Melawi menjadi petani karet. Namun belakangan ini harga komoditi tersebut harganya sangat anjlok, sehingga membuat ekonomi masyarakatpun jauh merosot. Sehingga daya beli masyarakat dipasaranpun menurun drastis. <p style="text-align: justify;">Remondo, seorang petani karet mengatakan, di Dusun Sebaju Desa Kebebu, harga karet di penampung kecil atau yang biasa disebut tengkulak berada di harga Rp. 4000 perkilogram. Sementara jika jual dengan penampung besar yang mengambil langsung menggunakan truknya ke dusun, itu dihargai Rp. 5500 perkilogram. <br /><br />“Biasanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga menukar hasil produksi karetnya yang dihargai Rp. 4000 itu ditukar dengan barang makanan. Namun dengan harga segitu, tak seberapa sembako yang didapati. Namun jika sudah menjual karet ke penampung besar yang mengambil lansung ke dusun menggunakan truk, dengan harga Rp. 5500 perkilonya, biasanya warga langsung turun ke Nanga Pinoh untuk berbelanja kebutuhan hidup,” ungkap pria yang akrab disapa Mondo.<br /><br />Ia mengtakan, biasanya warga dusun Sebaju Desa Kebebu berbelanja ke Nanga Pinoh, sebulan dua kali. Karena jaraknya hanya sekitar 30 kilometer. “Namun belakangan ini karena harga karet turun, warga turun ke pinoh hanya sebulan sekali saja. Itupun kalau turun,” paparnya.<br /><br />Berkaitan dengan merosotnya ekonomi masyarakat, juga berpengaruh terhadap pengajuan kendaraan baru di Melawi. Seperti yang disampaikan Adrianus Caha, selaku Kepala Unit Pelayanan Pendapatan Daerah, UPPD Melawi, Samsat Nanga Pinoh. Iya mengatakan, tahun 2015 lalu pengajuan kendaraan baru berjumlah 4. 177 pengajuan. Sementara untuk tahun 2016 hingga oktober ini, hanya 2.206. <br /><br />“Artinya jika kita lihat, sangat menurun sekali. Ini jika diprediksi hingga Desember, juga tidak akan mampu menyamakan atau melebih yang ditahun 2015. Ini salah satu dampak merosotnya ekonomi masyarakat, daya belu kendaraan juga turun,” paparnya. (KN)</p>