Eksploitasi Pegunungan Meratus Ancam Persediaan Air Bersih

oleh

Eksploitasi pertambangan di kawasan Pegunungan Meratus Kalimantan Selatan dikhawatirkan mengancam persediaan air bersih untuk wilayah itu. <p style="text-align: justify;">Masalahnya sebagian besar bahan baku yang diolah menjadi air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) wilayah ini bersumber dari kawasan Pegunungan Meratus, kata pengamat lingkungan, Ir Fajar Desira kepada ANTARA di Banjarmasin, Jumat.<br /><br />Pernyataan Fajar Desira yang juga dikenal sebagai mantan Direktur Teknik PDAM Banjarmasin tersebut menanggapi adanya rencana penambangan batu bara oleh sebuah perusahaan PT Antang Gunung Meratus (AGM) di Pegunungan Meratus.<br /><br />Menurut Fajar Desira, Pegunungan Meratus adalah kawasan resapan air yang merupakan hulu dari sungai-sungai yang ada di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk kawasan Banua Anam (enam kabupaten Utara Kalsel) maupun daerah Tanah Bumbu.<br /><br />Selain itu Pegunungan Meratus merupakan wilayah resapan air dari sungai yang mengalir ke Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Kota Banjarbaru, dan Kota Banjarmasin.<br /><br />Bila kondisi pegunungan itu rusak maka sudah dipastikan wilayah ini akan kehilangan air tawar,sebagai sumber bahan baku air bersih,kata Fajar Desira yang sekarang menjabat sebagai Kepala Dinas Bina Marga Kota Banjarmasin itu.<br /><br />Kawasan tersebut tidak ditambang saja sudah mengalami kerusakan apalagi kalau dikelola untuk pertambangan tentu kian parah lagi kerusakannya.<br /><br />Sebagai contoh kawasan Pegunungan Meratus sudah mulai rusak terlihat pada kondisi bendungan Riam Kanan yang belakangan ini debit airnya tidak stabil lagi.<br /><br />Bila cuaca hujan maka bendungan mudah sekali kebanjiran dan bila kemarau maka mudah sekali pula kekeringan yang menandakan kawasan resapan air sekitarnya tidak berfungsi lagi sebagai penahan air.<br /><br />Kondisi demikian jelas akan mempengaruhi persediaan air PDAM Banjar, Martapura, serta PDAM Bandarmasih, Kota Banjarmasin.<br /><br />Kalau kondisi kerusakan diperparah lagi, maka lima tahun kedepan sebagian wilayah ini akan kesulitan memperoleh air bersih untuk minum, karena itu seharusnya kawasan Pegunungan Meratus tak boleh dieksploitasi dan dibiarkan sebagai kawasan hutan lindung untuk persediaan air bagi hidup orang banyak. <strong>(phs/Ant)</strong></p>