Empat Pengedar Narkoba Dibekuk Polisi Melawi

oleh

Jajaran Kepolisian Resort Melawi kembali berhasil mengungkap satu jaringan pengedar narkoba. <p style="text-align: justify;">Dalam operasi tangkap tangan yang digelar pada Sabtu (18/10) lalu, polisi membekuk empat tersangka yang diduga merupakan jaringan pengedar yang sering beroperasi di wilayah Melawi.<br /><br />Kapolres Melawi, AKBP Cornelis Simanjuntak didampingi Kasat Narkoba, Iptu Yoyo Kuswoyo saat jumpa pers di Polres Melawi, Selasa (21/10) mengungkapkan sejumlah barang bukti hasil pengungkapan jaringan pengedar dimana terdapat sembilan paket sabu, dua butir ekstasi, sejumlah uang hasil penjualan dan timbangan digital.<br /><br />“Kejadian penangkapan ini dimulai dengan pembuntutan terhadap tersangka SM (39) yang merupakan seorang wanita. Sm ditangkap saat akan melakukan transaksi narkoba di depan salah satu hotel di Jalan Provinsi Sintang Pinoh sekitar pukul 14.30,” ucapnya.<br /><br />Dalam penangkapan pertama ini, polisi menemukan adanya dua paket sabu dan ekstasi yang akan dijual SM. Usai dibekuk dan pengembangan lebih lanjut, SM kemudian mengaku bahwa masih ada sisa paket sabu-sabu di rumahnya. <br /><br />Dari pengakuan SM pulalah akhirnya jajaran polisi menangkap Rs yang merupakan teman laki-laki SM.<br /><br />“Saat ke rumah SM, kita menemukan ada tujuh paket sabu-sabu lagi yang disembunyikan di dalam sepatu. Disana kita juga menemukan timbangan digital. RS yang kemudian kita interogasi akhirnya mengaku bahwa barang-barang haram ini ternyata baru datang diantar langsung oleh pengedar dari Pontianak,” ucap Kasat Narkoba.<br /><br />Anggota polisi yang mendengar pengakuan tersebut pun langsung melakukan pengepungan ke salah satu hotel yang juga berada di lintasan jalan Sintang – Pinoh. Di sebuah kamar hotel, polisi kemudian menangkap Rb, tersangka lain yang membawa paket sabu-sabu dan narkoba dari Pontianak menggunakan motor langsung ke Melawi. <br /><br />Ditempat yang sama juga polisi mengamankan FM, teman Rb yang kini masih didalami keterlibatannya. <br /><br />“Rb alias Kc ditangkap di sebuah hotel. Dimana dari penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang yang diduga hasil penjualan sabu-sabu sebesar Rp 4.533.000,- , dua bilah pisau, alat timbang dan kartu bebas bersyarat,” terang Kasat.<br /><br />Para tersangka dan barang bukti yang ada pun kemudian dibawah ke Polres untuk penyidikan dan keempatnya juga masih ditahan untuk pengembangan kasus tersebut lebih lanjut. Rb sendiri ternyata memang masih dalam status bebas bersyarat sebagai narapidana dalam kasus narkoba juga.<br /><br />“Penangkapan semua dilakukan pada hari Sabtu (18/10) mulai dari pukul 14.30 sampai pukul 21.00. Untuk tersangka diancam dengan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman kurungan minimal lima tahun penjara,” jelas Kasat.<br /><br />Kapolres Melawi, AKBP Cornelis Simanjuntak pun menyatakan komitmennya untuk memberantan peredaran narkoba, terutama di wilayah kabupaten Melawi.<br /><br />“Kita tetap akan melakukan operasi untuk meredam peredaran gelap narkoba maupun penggunaan narkoba baik secara eksternal maupun internal, baik di masyarakat atau di anggota POLRI,” katanya.<br /><br />Cornelis juga pengungkapan kasus narkoba akan tetap dilakukan secara gencar tanpa mengenal waktu. Tindak lanjut pengungkapkan kasus tersebut juga akan dipastikan hingga tuntas.<br /><br />“Untuk kasus ini, adanya temuan senjata tajam juga akan ditindaklanjuti dengan memerintahkan Kasat Narkoba membuat laporan polisi tersendiri. Satu tersangka yang masih berstatus residivis karena pernah ditahan dengan kasus yang sama nantinya bisa menjadi pertimbangan hakim. Bisa saja nanti hakim memperberat hukumannya atas pertimbangan tersebut,” tegasnya. <strong>(ek/kn)</strong></p>