Empat Sekolah Langganan Ikuti Lomba Sekolah Sehat

oleh

Empat sekolah kembali mewakili Melawi dalam lomba sekolah sehat tingkat Provinsi Kalbar. <p style="text-align: justify;">Sekolah tersebut yakni, TK Pembina Nanga Pinoh, SD Negeri 6 Nanga Pinoh, SMP Negeri 1 Belimbing serta SMA 1 Belimbing dalam tiga tahun berturut-turut menjadi wakil Melawi dalam lomba sekolah sehat tingkat provinsi.<br /><br />Empat sekolah ini pula yang kembali dikunjungi tim penilai lomba sekolah sehat tingkat Provinsi Kalbar. Penilaian dilakukan dua hari dimana, pada hari Senin (20/10) kemarin, TK Pembina dan SDN 6 Nanga Pinoh menjadi sekolah yang sudah dinilai.<br /><br />Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Melawi, Paulus mengungkapkan memang selama tiga tahun terakhir, empat sekolah tersebut yang mewakili Melawi dalam lomba sekolah sehat.<br />“Kita ada target dan pembinaan. Jadi memang dipilih sekolah yang sama agar pembinaannya berkesinambungan,” katanya.<br /><br />Dikatakan Paulus, penilaian pada empat sekolah tersebut sudah dimulai pada 2012 lalu. Ditahun tersebut dilihat dan dievaluasi, apa saja kelemahan dan kekurangan masing-masing sekolah sehingga kategori-kategori sekolah sehat tersebut bisa terpenuhi.<br /><br />“Setiap tahun, prestasi sekolah yang dinilai juga mengalami peningkatan, seperti TK di tahun 2012 peringkat 13 naik jadi peringkat 10 pada tahun 2013. SD 6 juga dari peringkat 12 naik drastis jadi peringkat 3 pada tahun berikutnya. Termasuk SMP Negeri 1 Belimbing dari peringkat 3 jadi peringkat 2 pada tahun lalu,” terangnya.<br /><br />Paulus pun berharap, setidaknya nantinya ada salah satu sekolah di Melawi yang bisa masuk sebagai peringkat terbaik penilaian sekolah sehat sehingga bisa mewakili Kalbar di ajang yang sama di tingkat nasional.<br /><br />“Makanya kita evaluasi terus, kalau nanti pindah sekolah baru, kan pembinaannya mesti dari nol lagi. Penataan lingkungannya juga harus baru lagi,” ucapnya.<br /><br />Pembinaan sekolah yang masuk dalam kategori sekolah sehat sendiri, terang Paulus tidak hanya dilakukan oleh Disdik. Tapi juga melibatkan lintas sektor seperti Dinas PU, khususnya untuk penataan lingkungan, Dinas Pertanian untuk tanaman obat keluarga, Dinas Kesehatan, untuk pembinaan dokter kecil serta berbagai instansi lainnya.<br /><br />“Semakin hari semakin kita sempurnakan apa yang menjadi kekurangannya bersama lintas sektoral tadi,” ucapnya.<br /><br />Namun, kata Paulus, menjadi sekolah terbaik dalam lomba sekolah sehat tidak serta merta menjadi tujuan utama Pemkab Melawi. Yang penting, kata dia adalah perubahan sikap perilaku untuk memahami hidup sehat pada warga sekolah karena hal tersebut berdampak positif.<br /><br />“Menata lingkungan sekolah lebih sehat tidaklah terlalu sulit. Tapi terpolanya hidup sehat untuk warga sekolah, baik guru, maupun siswa justru lebih utama,” pungkasnya.<strong>(ek/kn)</strong></p>