Enclave SAP Sebetuk Seluas 8,45 Hektar

oleh

Terkait penjelasan Sukirman, Kepala Desa Wirayuda Kecamatan Ketungau Tengah tentang jumlah luasan enclave lokasi sumber air panas (SAP) di Sebetuk Desa Wirayuda, Humas PT Kiara Sawit Abadi (KSA), Supratman, bermaksud melengkapi dan meluruskan informasi tersebut. <p style="text-align: justify;">Bujek, begitu warga asal Kedembak Air Tabun Desa Panggi Agung ini biasa disapa, membenarkan bahwa PT PSA telah meng enclave areal sumber air panas di Sebetuk tersebut. Namun jumlahnya bukan 6 Hektar sebagaimana keterangan Sukirman, jumlah yang benar seluruhnya adalah seluas 8,45 Hektar. Dan itu telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Bujek, mengungkapkan hal tersebut, hari Minggu sore (16/6/2013).<br /><br />Sarjana Theologia ini manambahkan. Bahwa Manajemen PT KSA berpendapat, bahwa jika kedepan objek alam ini oleh Pemerintah Kabupaten Sintang akan dijadikan sebagai objek tujuan wisata, pasti disekitarnya akan dibangun berbagai fasilitas umum. Dan untuk itu, tentu diperlukan areal yang cukup luas. Sehingga diputuskan untuk di enclave seluas 8,45 Hektar, tuturnya.<br /><br />Tentang akses kelokasi tersebut, Bujek menjelaskan bahwa saat ini jarak dari jalan terdekat untuk menuju tempat SAP Sebetuk, hanya sekitar 1,5 KM saja. Pihak PT KSA, nantinya juga bermaksud akan membuatkan jalan masuk kearah sumber tersebut. Saat ini belum dapat dilakukan, peralatan berat milik perusahaan masih terpencar disejumlah lokasi kegiatan perkebunannya.<br /><br />Terkait SAP tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sintang, H. Senen Maryono ketika dihubungi melalui pembicaraan selular menjelaskan. Bahwa hingga saat ini, belum pernah dilakukan suvai kelokasi SAP tersebut. Dan untuk menentukan apakah SAP tersebut akan dijadikan sebagai objek wisata, tentu harus diperiksa dan dipelajari kelayakannya terlebih dahulu, ucapnya. <strong>(das/Luc)</strong></p>