Fasilitas Bupati Dan Wakil Bupati Langsung Ditarik

oleh

Fasilitas negara yang digunakan H Supian Hadi dan HM Taufiq Mukri selama menjabat bupati dan wakil bupati langsung ditarik oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, selepas keduanya purna tugas. <p style="text-align: justify;"><br />"Semua aset yang dipergunakan pak Supian dan pak Taufiq selama menjabat bupati dan wakil bupati, sudah ditarik. Semua aset seperti rumah dan mobil dinas, kini sudah kembali dikuasai daerah," kata Pelaksana Harian Bupati Kotawaringin Timur, Putu Sudarsana saat serah terima jabatan di Sampit, Selasa.<br /><br />Pasangan Supian Hadi dan Taufiq Mukri atau akrab disapa Sahati, mengakhiri tugas mereka sebagai bupati dan wakil bupati Kotawaringin Timur periode 2010-2015 pada 25 Oktober lalu. Untuk itulah, semua fasilitas yang disediakan negara harus dikembalikan karena mereka sudah tidak lagi menduduki jabatan.<br /><br />Supian dan Taufiq sendiri diketahui sudah meninggalkan rumah jabatan mereka masing-masing di Jalan Achmad Yani Sampit, beberapa hari sebelum jabatan mereka berakhir. Kendaraan dinas pun sudah dikembalikan ketika mereka mengakhiri masa jabatan.<br /><br />"Mohon maaf saya harus tegas karena aturannya seperti itu. Apalagi ini Pilkada, supaya masalah ini jangan dikaitkan ke politik, jadi saya harus tegas," kata Putu.<br /><br />Supian Hadi dan Taufiq Mukri kembali berpasangan maju pada pemilu kepala daerah 9 Desember nanti. Pengembalian seluruh fasilitas negara tersebut dinilai sudah tepat, demi kebaikan pemerintah daerah maupun bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati ini agar tidak menimbulkan masalah.<br /><br />Menanggapi itu, Supian Hadi mengaku sangat mendukung yang dilakukan Putu. Dia bersama Taufiq pun mengaku dengan penuh kesadaran menyerahkan semua fasilitas negara yang pernah mereka gunakan karena saat ini masa jabatan mereka telah berakhir.<br /><br />"Ini yang saya senang dari pak Putu. Orangnya tegas. Kami berdua tentu sangat menghargai dan mematuhi itu karena aturannya memang seperti itu," kata Supian disambut tepuk tangan ratusan undangan yang hadir.<br /><br />Dia berharap pemerintahan tidak terganggu dengan pergantian kepemimpinan. Meski saat ini hanya dipimpin pelaksana harian bupati karena belum ada bupati definitif, seluruh pegawai di Kotawaringin Timur diharapkan tetap bekerja maksimal sehingga daerah ini selalu menjadi yang terbaik di Kalimantan Tengah. (das/ant)</p>