Home / Tak Berkategori

FPKB: RUU Ormas Harus Perekat NKRI

- Jurnalis

Rabu, 20 Maret 2013 - 23:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Nasional (FPKB) DPR RI Marwan Ja’far mengatakan, keberadaan RUU Ormas diharapkan dapat meningkatkan semangat nasionalisme, karena kemerdekaan Indonesia dan arah pembangunan republik ini juga tidak lepas dari peran besar Ormas. <p style="text-align: justify;">"Apapun suatu negara harus mempunyai aturan tersendiri. Oleh karena itu kita amanatkan dalam RUU Ormas ini. UU Ormas ini sebagai perekat NKRI kita. UU Ormas ini sebagai perekat persatuan kita," kata Marwan dalam diskusi yang bertajuk ‘Urgensi RUU tentang Ormas’ di ruang Fraksi PKB, Gedung DPR, Jakarta, Rabu.<br /><br />Rancangan Undang-undang (RUU) Ormas dianggap penting untuk mengatur dan mengelola masyarakat dan mengatur ketentuan-ketentuan baru untuk mengatasi beberapa permasalahan terkini,  sebab banyak persoalan yang terjadi terkait keormasan yang tidak terjangkau oleh UU No. 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan.<br /><br />Lebih lanjut,  Marwan mengatakan, RUU Ormas juga akan menempatkan Ormas sebagai mitra pemerintah dalam perannya sebagai lembaga kontrol pemerintah.<br /><br />"Kerja sama dalam mengatasi berbagai persoalan bangsa dan kerjasama dalam memberdayakan masyarakat," kata ketua DPP PKB itu.<br /><br />Marwan menegaskan, semangat dilahirkannya RUU Ormas bukan membatasi kebebasan berserikat. Namun, diharapkan dapat menjadi media kontrol keberadaan Ormas yang mengancam kebebasan orang lain atau ormas lain yang dikhawatirkan menyebabkan disintegrasi bangsa.<br /><br />Sementara itu, Enceng Sobirin dari PBNU menyampaikan beberapa kritikannya terhadap RUU Ormas ini, misalnya adanya generalisasi definisi ormas tanpa melihat entitas ormas tersebut.<br /><br />"Harus ada kualifikasi yang jelas antara ormas yang punya komitmen kebangsaan dengan ormas yang hanya memikirkan kepentingan jangka pendek," katanya. Selain itu, katanya,  harus di rumuskan secara tegas mengenai keharusan menggunakan asas Pancasila.<br /><br />Dalam diskusi tersebut turut menjadi pembicara, Dirjen Kerbangpol Kementerian Luar Negeri Ahmad Tanribali Lamo, Ketua Pansus RUU Ormas dari Fraksi PKB DPR RI Abdul Malik Haramain. <strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Perbaikan Jalan Badayan–Nanga Libau Dikebut, Akses Warga Sepauk Diharapkan Membaik
Kusnadi Minta Pemprov dan Pemkab Sinkronkan Program demi Pemerataan Pembangunan Desa
Pansus LKPj DPRD Kaltara Konsultasi ke Kemendagri, Perkuat Pengawasan Kinerja Gubernur
Anggota DPRD Sintang Nikodemus Tekankan Pentingnya Strategi Pemerintah untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat
Sebastian Jaba: Guru Harus Kreatif dan Inovatif Hadapi Tantangan Pendidikan Berkualitas Menuju Generasi Emas 2045
Polsek Tanjung Redeb Bersama Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Merah Putih Sei Tarum
Satlantas Polres Kutim Gelar SIM Keliling di Kaliorang, Permudah Akses Layanan Masyarakat
Pemkab Bulungan Benchmarking ke Sleman, Perkuat Pengelolaan Parkir untuk Dongkrak PAD

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 21:38 WIB

Perbaikan Jalan Badayan–Nanga Libau Dikebut, Akses Warga Sepauk Diharapkan Membaik

Jumat, 10 April 2026 - 20:52 WIB

Kusnadi Minta Pemprov dan Pemkab Sinkronkan Program demi Pemerataan Pembangunan Desa

Jumat, 10 April 2026 - 20:06 WIB

Pansus LKPj DPRD Kaltara Konsultasi ke Kemendagri, Perkuat Pengawasan Kinerja Gubernur

Jumat, 10 April 2026 - 15:08 WIB

Anggota DPRD Sintang Nikodemus Tekankan Pentingnya Strategi Pemerintah untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat

Jumat, 10 April 2026 - 15:03 WIB

Sebastian Jaba: Guru Harus Kreatif dan Inovatif Hadapi Tantangan Pendidikan Berkualitas Menuju Generasi Emas 2045

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat