Home / Tak Berkategori

Gagal Panen Tiga Desa Dapat Bantuan

- Jurnalis

Jumat, 30 Desember 2011 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akibat serangan hama dan kondisi alam, tiga desa yaitu Desa Ngapai Compa dan Desa Mentoba di Kecamatan Ella Hilir serta Desa Merpak Kecamatan Pinoh Utara Kabupaten Melawi mengalami gagal panen. <p style="text-align: justify;">Bupati Melawi, Firman Muntaco langsung memberikan instruksi kepada Dinas Sosial untuk menyalurkan bantuan kepada tiga desa tersebut.<br /><br />“Pemerintah daerah dan SKPD terkait sudah melakukan rapat terkait bencana gagal panen di beberapa daerah dan dan kami sudah menerima instruksi Bupati untuk menyalurkan bantuan ke tiga desa tersebut,” demikian diungkapkan Sekretaris Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Melawi, Oslan Junaidi.<br /><br />Dijelaskannya bantuan yang disalurkan ke tiga desa tersebut berupa beras, masing-masing diantaranya Desa Ngapai Compa mendapat bantuan 1,5 ton beras, Desa Mentoba mendapat 2 ton beras dan Desa Merpak mendapat bantuan 4 ton beras. <br /><br />“Bantuan ini memang tidak seberapa jika dibandingkan dengan penderitaan warga yang gagal panen, tapi pemerintah daerah sudah melakukan upaya dan bertindak cepat untuk mengantisipasi persoalan-persoalan sosial yang ada di masyarakat,” kata dia.<br /><br />Untuk itu ia meminta agar kegiatan seperti ini mendapat dukungan dari seluruh SKPD terkait di lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Melawi, sebab jika tidak ada dukungan belum tentu penyaluran bantuan bagi bencana sosial seperti ini bisa ditanggulangi dengan baik. <br /><br />Terkait dengan bencana banjir yang melanda di beberapa daerah di Kalimantan Barat, Oslan mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melakukan persiapan jika di wilayah Kabupaten Melawi terjadi banjir. <br /><br />“Kami dari Dinas Sosial terutama Tagana siap untuk membantu masyarakat yang menjadi korban apabila terjadi banjir,” katanya.<br /><br />Hal tersebut, kata Oslan karena untuk mengantisipasi terjadi banjir besar yang pernah terjadi pada tahun 2008 lalu, makanya saat ini pihaknya sudah melakukan siaga untuk menanggulangi bencana banjir. Berdasarkan data 2010 Dinas Sosial di wilayah Kabupaten Melawi ini tercatat ada beberapa desa yang tersebar pada sebelas kecamatan masuk kategori desa rawan banjir.<br /><br />Mengantisipasi hal itu Dinsos sudah melakukan upaya-upaya persiapan dini, seperti meningkatkan pelatihan terhadap para anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi.<br /><br />“Hingga saat ini kami memang belum ada menerima informasi bencana banjir baik dari pihak kecamatan maupun desa. Tetapi kami saat ini bersiap diri, jika ada laporan kejadian bencana banjir kepada kami. Laporan ini sebagai landasan kami untuk menindaklanjuti pemberian bantuan kepada warga korban banjir bersangkutan,” ungkap Oslan.<br /><br />Dia menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Melawi ketika wilayahnya mengalami banjir, agar segera melapor atau memberikan informasi kepada Dinsos baik itu melalui Kepala Desa ataupun dari Camat.<br /><br />Oslan melanjutkan, saat ini stok beras penanggulangan bencana 2011 kabupaten siap untuk disalurkan termasuk logistik serta tenaga penanggulangan dari Tagana. <br /><br />“Jadi jika sewaktu-waktu nanti akan ada permintaan bantuan dari masyarakat korban banjir, kami siap menyalurkannya. Selain beras, saat ini kami juga sudah menyiapkan bantuan bahan makanan lainnya dan barang.” Sejumlah makanan itu antara lain adalah sarden, gula, kopi, minyak goreng. Stok bahan makanan itu, jelasnya, disimpan di gudang Dinsos Kabupaten Melawi. <strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan
Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025
Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H
Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi
Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:44 WIB

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:07 WIB

Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:20 WIB

Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:08 WIB

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Berita Terbaru

Tumpo yang terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua PSMTI Kabupaten Melawi. (Dedi Irawan)

Berita

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Feb 2026 - 22:08 WIB