Gempa Jepang Tak Pengaruhi Ekspor Ikan Riau

oleh

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Riau Irwan Effendi mengatakan, gempa 9 Skala Richter dan tsunami Jepang pada Jumat (11/3) tidak mempengaruhi ekspor perikanan dari Provinsi Riau. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Riau Irwan Effendi mengatakan, gempa 9 Skala Richter dan tsunami Jepang pada Jumat (11/3) tidak mempengaruhi ekspor perikanan dari Provinsi Riau.<br /><br />"Gempa dan tsunami yang terjadi tidak mempengaruhi ekspor perikanan di Riau. Hal ini dikarenakan ekspor ikan dan udang dari Riau ke Jepang tidak terlalu banyak," ujarnya di Pekanbaru, Jumat petang.<br /><br />Ia menyebutkan, mayoritas ekspor hasil laut yang berasal dari pantai timur Riau tersebut mayoritas ke Malaysia dan Singapura. <br /><br />"Pola ekspor pun tidak langsung ke Singapura dan Malaysia, tetapi dibawa dulu ke Tanjung Pinang, Kepulauan Riau," katanya.<br /><br />Begitu juga dengan hasil perikanan air tawar yang saat ini belum terpengaruh akibat gempa Jepang. <br /><br />Usaha fillet ikan patin, lanjutnya, saat ini belum bisa melakukan ekspor ke negara-negara lain.<br /><br />Hal ini, lanjutnya, sangat kontras dengan potensi perikanan Riau pada tahun 2011 ini yang mencapai 132 ribu ton atau meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 127 ribu ton. <br /><br />Potensi tersebut, lanjutnya, dapat dilihat dari beberapa sektor pengembangan, baik perikanan dan kelautan di Laut Cina Selatan, Selat Malaka, perairan umum, maupun budi daya kolam, tambak, dan keramba.<br /><br />"Mungkin pada tahun ini, kita akan meningkatan kemampuan ekspor dan kalau bisa langsung ke negara tujuan tanpa melalui Kepulauan Riau lagi," katanya. (Eka/Ant)</p>