Gepeng Kembali Mulai Beraksi Di Sintang

oleh

Datangnya bulan Ramadhan dan Idul Fitri seperti menjadi moment basah bagi gelandangan dan pengemis untuk meraup pundi-pundi donasi dari masyarakat. <p style="text-align: justify;">Dengan dandanan yang sangat memelas dan dengan berbagai macam cara pula, gelandangan dan pengemis berupaya mengusik sisi iba setiap orang yang melihat mereka. Namun ada juga yang menggunakan dalih panti asuhan dan sejenisnya serta dengan berbagai modus, untuk bisa meraih simpati dan sumbangan dana dari masyarakat. <br /><br />Terkait hal ini, kepala dinas sosial, tenaga kerja dan transmigrasi Sintang Florensius Jaha mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penertiban. <br /><br />"Soal penertiban gelandangan dan pengemis itu kewenangan Satpol PP. Bila ada yang terjaring maka akan diserahkan kepada kami. Kami akan melakukan koordinasi tentang hal ini,”ujarnya. <br /><br />Sementara Kasi Penyuluhan dan Penindakan Satpol PP  Sintang, H.Mulyadi yang di konfirmasi pada Jumat (4/7/2014) menyatakan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait baik Bidang Kesra Setda Sintang maupun Dinsosnakertrans.<br /><br />"Untuk menindak lanjuti banyaknya gelandangan dan pengemis di kota Sintang pada bulan Ramadhan dan  jelang lebaran ini kita masih akan koordinasikan dengan pihak terkait,"tegasnya.<br /><br />Menurutnya sudah diketahui oleh masyarakat, bahwa setiap kali Ramadhan dan jelang lebaran, di Sintang memang selalu terjadi peningkatan jumlah gelandangan dan pengemis. <br /><br />Meski tak diketahui pasti mereka datangnya dari mana, namun  hampir bisa dipastikan bahwa gelandangan dana pengemis itu bukanlah warga Sintang. <br /><br />“Memang mereka berasal dari luar Sintang dan bahkan mungkin luar Kalbar,”pungkasnya.&lt;strong>(ek/das)</strong></p> <p style="text-align: justify;"><strong>Poto Dok Republika.co.id<br /></strong></p>