Gereja Santo Petrus Tapang Tingang di Resmikan

oleh

Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si dan Wakil Bupati Sekadau Aloysius, SH, M.Si meresmikan Gereja Katolik Santo Petrus Rasul Stasi Tapang Tingang Paroki Yesus Tersalib Nanga Taman Keuskupan Sanggau, Minggu 31 Juli 2016, lalu. <p style="text-align: justify;">Tampak hadir dalam acara Peresmian gereja katolik stasi tapang tingang itu antara lain ketua dan anggota dprd kabupaten sekadau, Ketua dan wakil ketua tim penggerak pkk kabupaten sekadau, kepala BKD, Kadis Dukcapil, kabag pembangunan, yang mewakili dinas kesehatan, yang mewakili badan lingkungan hidup dan yang mewakili camat nanga taman beserta muspika. <br /><br />Hadir juga para pastor, frater, suster umat, undangan dan umat dari paroki nanga taman dan stasi tapang tingang. Peresmian ditandai pembukaan tirai papan plang nama gereja katolik oleh bupati dan pengguntingan pita oleh ketua tim penggerak pkk kabupaten sekadau ny. Kristina Rupinus, S.Pd, M.Si.<br /><br />Seusai prosesi peresmian dilanjutkan dengan pemberkatan dan misa syukur penerimaan sakramen krisma kepada 35 orang umat tapang tingang oleh uskup keuskupan sanggau mgr. Yulius Mencucini, CP.<br />Laporan ketua panitia pembangunan gereja Aban mengatakan jumlah umat  katolik stasiTapang tingang 62 kk atau 242 jiwa. <br /><br />Ukuran gereja seluas 8mx 16 m. Jumlah dana secara keseluruhan yang dibutuhkan dalam membangun gereja itu sebesar Rp 318.000000. Adapun sumber dana yang digunakan untuk membangun gereja itu dari swadaya umat stasi tapang tingang sebesar 186.850.000, Bantuan pemda 120 juta dan donatur sebesar Rp 1.250.000.<br /><br />Sementara itu sambutan pastor paroki Yesus Tersalib Nanga Taman P. Martin Ngabadi, CP mengucapan terima kasih kepada bapak uskup, terima kasih untuk bapak bupati dan donatur sehingga pembangunan gereja ini bisa diselesaikan. Dan semoga sakramen krisma yang diterima oleh krismawan krismawati menjadikan iman mereka semakin dewasa dan bisa menjadi saksi kristus. <br /><br />"Kita berharap dengan pembangunan gereja ini, umat semakin dekat dengan tuhan, sehingga kokohlah iman," ujarnya. <br /><br />Sementara itu bupati sekadau Rupinus dalam sambutannya meminta umat supaya lebih aktif dalam kegiatan kerohanian, terlebih dengan adanya gereja yang baru, tentunya persekutuan umat dengan sesama dan tuhan semakin lebih dekat. <br /><br />"Saya juga minta gereja ini dipelihara dengan baik, tanami dengan pohon dan tumbuhan sehingga gereja menjadi rindang dan sejuk. Dikatakan bupati, pemerintah daerah akan terus menerus membangun baik pembangunan fisik maupun pembangun spiritual yang muaranya untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan mental spiritual ini juga penting selain pembangunan fisik. Karena kalau mentalnya sudah baik, aklaknya baik, kepribadiannya dan budi pekertinya baik, saya yakin akan lebih mudah lagi membangun sekadau yang maju mandiri berdaya saing. Pembangunan kesehatan, pendidikan dan infrastruktur sudah dimulai. Kehadiran pemerintah adalah sebagai pelayanan bagi masyarakat. Untuk itu bupati minta umat katolik bersatu dan bergandeng tangan membangun kabupaten sekadau" pintanya.<br /><br />Sementara itu uskup sanggau Mgr. Yulius Mencucini, CP dalam sambutannya mengatakan gereja tapang tingang ini adalah gereja yang 19 diresmikan. <br /><br />"Umat sudah berkorban untuk membangun gereja yang cukup megah ini dan pengorbanan inilah sebagai bukti umat  mencintai tuhan, gereja ini juga sebagai bukti tuhan hadir ditengah umat, gereja hadir supaya umat semakin rajin berdoa, tingkah laku umat katolik juga harus sesuai dengan injil sama seperti yesus. Untuk itu uskup minta supaya umat semakin rajin kegereja bukan hanya hari minggu saja, tapi bila mana umat tapang tingang mengalamai masalah datang lah ke gereja berdoa minta kepada tuhan. Dan pelihara bangunan gereja ini dan jadikan gereja ini sebagai rumah tuhan yang suci", kata Uskup. (KN)</p>