Gerindra Peduli, bantu Pembangunan Masjid

oleh

Mendengar informasi pembangunan masjid Baiturrahim di dusun Sei Enau Desa Pintas yang dilakukan gotong royong, baik perempuan maupun pria, membuat Pengurus DPC Gerindra Melawi tergerak dan melakukan peninjauan lansung. <p style="text-align: justify;">Sampai ditujuan, informasi yang diterima ternyata sangat nyata. Warga di dusun Sei Enau saling bahu membahu ikut membangun masjid Baiturrahim itu. Baik laki-laki maupun perempuan bahkan anak-anak pun ikut membantu. <br /><br />Rasa iba dan bercampur senang melihat gotong royong yang dilakukan warga itu, membuat partai Gerindra Melawi mengulurkan bantuan. Ketua Garindra Melawi, Iif Uspayadi yang juga Wakil Ketua DPRD, memberikan bantuan berupa semen sebanyak 50 sak. Sementara Ardeni selaku ketua fraksi Gerindra di DPRD Melawi, membantua uang tunai.<br /><br />“Kesungguhan masyarakat dusun Sei Enau yang telah bersusah payah membangun Masjid mengundang iba kita. Kita pun terpanggil untuk memberi bantuan,” terang Iif,  ditemui di ruang kerjanya, kemarin.<br /><br />Bantuan tersebut diberikan  pekan lalu pada saat warga Dusun Sei. Enau  sedang bekerja baikti.  Bukan Pengurus DPC Gerindra yang pengunjungi kerja bakti masjid itu, bukan hanya Iif dan Ardeni, dalam pemberian bantuan itu. Sekretaris partai, Abang Baharudin dan Sakirman selaku Bendahara Partai  berlambangkan burung garuda itu pun hadir.<br /><br />M,enurut pantauan Iif,. proses pembangunan Masjid Baiturrahim baru sekitar 50 persen. Atap masih belum  ada yang belum dipasang. Dinding masih banyak yang belum diberi batako. Begitu pula  lantai masih belum dicor semen.<br /><br />“Masih banyak yang harus mereka kerjakan. Setiap hari mereka  bergotong rotong. Mengangkut batu, mengangkut pasir, ada yang menukang. Semangat mereka sangat luar biasa,” ujarnya.<br /><br />Wakil ketua DPRD Melawi pun mengapresiasi apa yang dilakukan oleh masyarakat Dusun Sungai  Unau. Keinginan untuk memiliki rumah ibabadah yang baik ditunjukan dengan kekompakan bekerja  dalam pembangunan.<br /><br />Kekompakan dan kesungguhan tersebut, tegas Iif, mesti ditiru oleh masyarakat lainnya. Bila ingin membangun rumah ibadah. Tinggal dikomunikasikan kepada pihak luar, khususnya kepada mereka yang ingin menghibahkan sebagian harta mereka.<br /><br />“Kekompakan dan kesunggguhan ini modal utama. Ditambah lagi komunikasi dengan pihak luar. Pasti ada yang ingin mengiklaskan sebagian kecil harta mereka untuk berkontribusi dalam membangun rumah ibadah,” pungkasnya. (Ira/Kn)</p>