Goa Lumpur Ditemukan di Areal Persawahan Karangreja Purbalingga

oleh

Masyarakat Desa Karangreja, Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga menemukan sebuah lubang yang diyakini sebagai Goa, berada di Area Persawahan Bengkok. Lokasi penemuan Goa berjarak sekitar 3 kilometer dari Goa Lawa di Desa Siwarak, Karangreja. <p style="text-align: justify;">Penemuan Goa ini bermula saat Sarif Priyatno, warga setempat hendak mengambil batu di Pertengahan Sawah. Namun, linggis yang ia pakai masuk terlalu dalam, sehingaa ia mencoba kembali mencongkel bebatuan yang yang dianggap mudah.<br /><br /> “Ternyata tanah di Sekitar ambruk ke Bawah. Batu yang baru saya congkel masuk ke Dalam Terowongan yang mirip Goa,” kata Sarif.<br /><br />Ditemukannya Goa di Desa Karangreja, Kecamatan Karangreja, Pemerintah,  Kabupaten Purbalingga melakukan penelitian awal di Goa tersebut. Tim dari Bidang Pariwisata, Bidang Kebudayaan Dinbudparpora (Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga), Bidang Energi Sumberdaya Mineral/ESDM Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Paguyuban Wisata Purbalingga (Wisbangga), Kamis (27/2/2014) melakukan eksplorasi ke Dalam Goa.<br /><br />Kepala Bidang Pariwisata Ir Prayitno, M.Si mengatakan kemungkinan di Wilayah sisi Timur Gunung Slamet, termasuk di wilayah Karangreja terdapat lava yang mengeras dan didalamnya berlubang membentuk gua. Hal ini seperti ketika ditemukan Gua Lawa pada sekitar tahun 1970-an silam.<br /><br />Ketika Tim menjangkau kedalaman Goa hanya membawa perlatan lampu senter dan tali pengaman. Tim memprediksi keberadaan oksigen dengan melihat aliran air yang masuk kedalam Goa. “Tim belum bisa menjangkau ke seluruh rongga di dalam Goa, karena kondisi yang gelap dan ruang gerak yang terbatas,” katanya.<em><strong>(Suprianto Suparjo/Evie/BCS/DAS/RRI)</strong></em></p>