Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sambas harus mengedepankan pembangunan di bidang pertanian mengingat potensi yang ada di kabupaten itu begitu besar, dalam upaya menopang kebutuhan pangan Kalimantan Barat dan nasional. <p style="text-align: justify;">"Saya sarankan, pemerintah daerah bisa mulai mengurangi pengembangan lahan perkebunan sawit, mengingat kebutuhan pangan nantinya akan sangat mendesak, terlebih perubahan iklim global di dunia yang terjadi begitu cepat dan bisa mengancam ketahanan pangan nasional," kata Cornelis di Sambas, Jumat.<br /><br />Menurut dia, potensi di Sambas sangat luar biasa, terutama dalam pengembangan pangan yang harus dimanfaatkan.<br /><br />Gubernur menyarankan pemerintah daerah bisa mengarahkan program pembangunan ke arah peningkatan sarana pertanian.<br /><br />"Dalam artian, tidak hanya pada pengembangan beras, tetapi bisa juga pengembangan komoditas jagung, kedelai, peternakan dan lain sebagainya," tuturnya.<br /><br />Untuk itu, sebagai daerah yang memiliki potensi di bidang pertanian, diharapkan Pemerintah Kabupaten Sambas bisa memaksimalkan lahan pertanian yang ada dengan baik.<br /><br />Ia yakin Sambas bisa menjadi daerah penyangga ketahanan pangan bagi Kalbar mengingat sejak dulu masyarakat setempat sudah dikenal solid dan pekerja keras.<br /><br />Diharapkan, hal itu bisa terus dipertahankan oleh masyarakat dan Pemerintah kabupaten Sambas, agar proses pembangunan bisa berjalan dengan cepat demi mencapai kesejahteraan rakyat.<br /><br />"Potensi di Kalbar sangat besar, namun sampai saat ini kita masih miskin. Untuk itu, kita harus bisa bekerja sama dalam mengejar berbagai ketertinggalan yang ada, dan saya yakin, kita semua bisa melakukannya jika ada sinergitas yang baik antara pemerintah kabupaten/kota dan provinsi," tuturnya.<br /><br />Selain itu Pemda Sambas juga diharapkan bisa menyelesaikan pemasalahan sosial, khususnya pada perbatasan Camar Bulan.<br /><br />Saat ini Kabupaten Sambas masuk dalam program pengembangan Asian Development Bank yang siap membantu menyelesaikan permasalahan sosial dan pembangunan di daerah perbatasan.<br /><br />"Tahun ini, Camar Bulan mendapatkan Rp200 miliar lebih untuk pembangunan, dan itu menunjukkan saya tidak mengedepankan sukuisme dan egoisme saja, " katanya.<br /><br />Ia juga mengatakan, sesuai dengan sambutan Mendagri pada HUT Pemprov Kalbar, di mana pilgub akan berjalan dalam waktu dekat.<br /><br />Untuk itu, diharapkan setiap kepala daerah bisa menggiring dengan baik proses pilgub tersebut. Jangan sampai isu SARA lalu dikait-kaitkan dengan masalah pilgub, karena itu dapat membahayakan keselamatan bangsa dan itu bisa merusak proses demokrasi.<br /><br />Ia menambahkan, ini merupakan suatu sistem demokrasi, agar pilgub nanti bisa berjalan dengan baik dan setiap calon yang ada bisa bertanding secara elegan dan menggunakan politik yang baik dan bersifat mendidik masyarakat. <strong>(phs/Ant)</strong></p>















