Gubernur Harus Respon Kerusakan Jalan Sintang-Kelam

oleh
oleh

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sintang meminta Gubernur Kalbar segera merespon kondisi jalan di kawasan Timur Kalbar khususnya di Kabupaten Sintang. Mengingat, jalan yang di tangani oleh pemerintah provinsi mengalami kerusakan yang sangat parah. <p style="text-align: justify;">“Gubernur jangan berdiam diri melihat kondisi ini. Apalagi, infrastruktur jalan merupakan akses utama bagi masyarakat di Kawasan Timur,” kata Toni, Ketua Komisi II DPRD Sintang, Selasa (18/01/2011).<br /><br />Sebelumnya, Komisi II DPRD Sintang meninjau langsung kondisi Jalan Sintang-Kelam yang mengalami kerusakan parah. Kunjungan itu, di ikuti oleh enam anggota komisi II yang lainnya yakni, Sandan, Muana, Franseda, Heri Jambri, Wiwin Erlias dan Zainudin.<br /><br />Toni juga mengkritisi perbaikan jalan yang di lakukan oleh pihak terkait, yang di nilainya tak optimal selama ini. Karena, hanya di timbun  dengan menggunakan pasir.<br /><br />“ Penimbunan dengan menggunakan pasir, daya tahannya hanya sementara saja. Ketika turun hujan akan menjadi kubangan besar lagi, yang membuat lobang menganga hingga berujung pada kemacetan. Berkali-kali saya melihat kalau perbaikan jalan yang mengalami kerusakan parah, hanya di lakukan seadanya,” katanya<br /><br />Untuk itulah, ia mengharapkan agar pembangunan jalan di lakukan dengan standar yang semestinya.<br /><br />“Perbaikannya jangan dikerjakan asal-asalan, tapi harus memperhatikan mutu jalan yang sesuai dengan ketentuan yang ada,"tegasnya.<br /><br />Ditambahkan, kerusakan jalan yang terjadi di Sintang yang menjadi kewenangan provinsi, sudah sangat meresahkan masyarakat, yang berpangaruh pada kelancaran transportasi dan perekonomian diwilayah timur.<br /><br />“ Banyak yang dirasakan masyarakat atas kondisi jalan yang rusak parah ini,  dan Gubernur harus peduli dengan kondisi ini," pintanya.<br /><br /><br />Kirim Surat Ke BPJN VII<br /><br />Sementara itu Bupati Sintang, Milton Crosby mengaku untuk perbaikan ruas jalan Sintang-Kelam, Pemerintah Kabupaten Sintang sudah melayangkan surat ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII di Banjarmasin.<br /><br />“Kita sampaikan kalau kerusakan jalan itu butuh perbaikan segera dengan harapan surat yang kita sampaikan bisa segera di respon,” ujarnya.<br /><br />Ia menilai, ada baiknya Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII yang saat ini hanya memiliki kantor di Banjarmasin tersebut bisa membukan kantor perwakilan di setiap provinsi.<br /><br />“Agar kabupaten yang wilayahnya ada jalan nasional bisa segera berkoordinasi jika ada kerusakan terutama kerusakan parah yang sudah menyusahkan masyarakat,” jelasnya.<br /><br />Ia juga berharap untuk jalan nasional yang berada di dalam kota ada baiknya pengelolaannya bisa diserahkan ke kabupaten agar penanganan jika ada kerusakan bisa lebih cepat.<br /><br />“Maunya kita dari gerbang masuk ke gerbang keluar kabupaten, bisa diserahkan ke kabupaten saja, kalau sekarang ketika ada kerusakan kita hanya bisa menimbun saja untuk perbaikan sementara, karena kalau kita perbaiki total maka akan jadi temuan pemeriksa mengingat status jalannya yang bukan kewenangan kabupaten,” ucapnya. <strong>(*)</strong></p>