Gubernur Imbau Perusahaan Peduli Terhadap Penyandang Disabilitas

oleh

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak mengimbau perusahaan yang beroperasi di Kaltim untuk peduli terhadap penyandang cacat atau disabilitas. <p style="text-align: justify;">"Kita imbau kepada perusahaan karena ada perusahaan yang peduli dan ada yang tidak peduli terhadap penyandang disabilitas," kata Awang seusai menghadiri Hari Kesetiakawanan Sosial, Hari Disabilitas Internasional dan Pencanangan Bulan Bhakti Sosial di Samarinda, Senin.<br /><br />Perusahaan dalam menyalurkan dana Coorporate Social Responsibility (CSR) untuk penyandang disabilitas hendaknya melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial setempat, katanya.<br /><br />"Himbauan saya terutama di tempat-tempat umum di kantor pemerintah, hote, bandara, pelabuhan kemudian fasilitas lalu lint untuk dilengkapi khusus untuk penyandang disabilitas," kata Awang.<br /><br />Gubernur juga meminta untuk meningkatkan rasa solidaritas warga terutama perhatian terhadap penyandang disabilitas di seluruh Kaltim karena hal ini merupakan momentum yang baik yakni Hari Kesetiakawanan Sosial, Hari Disabilitas Internasional dan Pencanangan Bulan Bhakti Sosial.<br /><br />"Kita juga sudah punya Undang-Undang Penyandang Disabilitas. Dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim paling besar untuk Dinas sosial," kata Awang.<br /><br />Sementara itu, Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Kaltim, Anni Juwairiyah mengatakan dalam upaya mewujudkan hak-hak penyandang disabilitas, sebagaimana tercantum dalam Konvensi Hak-Hak Penyandang Disabilitas, maka diusulkan adanya affirmative action bagi penyandang disabilitas.<br /><br />"Kalau belum dapat bersifat nasional, mungkin dapat dimulai dari Kaltim di bidang pendidikan secara eksplisit disebutkan dalam ada sejumlah beasiswa yang diperuntukan untuk siswa dan guru penyandang disabilitas atau Sekolah Luar Biasa (SLB)," kata Anni. <strong>(das/ant)</strong></p>