Gubernur Kalimantan Barat Cornelis meminta masing-masing pendukung di pemilihan kepala daerah untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut. <p style="text-align: justify;"><br />"Pilih kader atau pemimpin secara logis, layak atau tidak untuk memimpin," kata Cornelis di Pontianak, Rabu.<br /><br />Menurut dia, kalau dianggap tidak layak, jangan memilih figur tersebut.<br /><br />"Cari pemimpin yang punya kemampuan untuk memimpin. Jangan karena dibayar, kedekatan, tapi tidak beres, kenapa harus dipilih," kata dia.<br /><br />Ia menambahkan, saat ini ada empat daerah yang akan menggelar pemilihan kepala daerah secara serempak, yakni Kota Pontianak, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.<br /><br />Kemudian, setahun sesudahnya, akan berlangsung Pemilu 2014, baik legislatif dan presiden.<br /><br />"Sekarang ini, tahun-tahun politik. Sampai tahun depan," ujar dia.<br /><br />Pemerintah, ia menegaskan, bertekad untuk menjaga dan menciptakan keamanan serta ketertiban di tempat masing-masing mulai dari gubernur sampai pengurus RT dan RW.<br /><br />Pada kesempatan pembukaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di Kelurahan Saigon, Pontianak Timur, Cornelis sempat menyinggung warna pakaian yang digunakan sebagian besar peserta yakni merah dan hijau.<br /><br />"Mungkin saja nanti ada yang berpikiran untuk berkolaborasi, sah dan wajar-wajar saja," ujar Cornelis.<br /><br />Untuk diketahui, Cornelis merupakan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalbar. Warna dominan PDI Perjuangan adalah merah. Sedangkan Sutarmidji, Ketua DPC PPP Kota Pontianak, yang warna dominan partainya, hijau.<br /><br />Sutarmidji mencalonkan diri kembali di Pilkada Kota Pontianak berpasangan dengan Kadis Pekerjaan Umum Edi Rusdi Kamtono. <strong>(das/ant)</strong></p>


















